Surabaya - Masyarakat usia muda pasar potensial perangkat teknologi informasi "BlackBerry" di Indonesia karena besarnya minat kalangan di tingkatan itu dalam menggunakan telepon seluler pintar tersebut.
Direktur Pemasaran BlackBerry Indonesia, Eka Anwar, menjelaskan, besarnya minat pasar telekomunikasi usia muda di Tanah Air tampak dari jumlah pengguna telepon seluler tersebut yang mencapai 39 persen dari total populasi penduduk di Indonesia.
"Dari jumlah tersebut, mayoritas konsumen perangkat kami adalah mereka yang berusia di bawah 24 tahun," katanya, ditemui dalam pengenalan BlackBerry Curve 9220, di Surabaya, Rabu.
Menurut dia, kehadiran telepon seluler pintarnya yang dihadirkan di Kota Pahlawan sangat sesuai bagi masyarakat telekomunikasi yang gemar menjelajah di jejaring sosial.
"Apalagi, mereka yang sampai sekarang memiliki banyak teman dan ingin berkomunikasi lebih dekat dengan rekannya terutama yang mempunyai komunitas tertentu," ujarnya.
Untuk di Asia Pasifik, ungkap dia, jumlah pengguna BlackBerry mengalami peningkatan tiap tahun. Pada tahun 2010 mencapai 90 juta pengguna dan meningkat menjadi 106 juta pada tahun 2011.
"Pada tahun 2015, jumlah penggunanya diperkirakan naik menjadi 163 juta," katanya.
Di sisi lain, tambah dia, secara keseluruhan di pasar telekomunikasi Asia Pasifik jumlah pengguna telepon seluler dari segala merek juga menunjukkan grafik peningkatan. Pada tahun 2004, jumlah pemakai telepon seluler hanya 3 persen dari total populasi penduduk di Asia Pasifik.
"Lalu, tahun 2011 meningkat menjadi 28 persen dari total populasi penduduk di Asia Pasifik dan tahun 2012 menjadi lebih dari 35 persen. Bahkan, tahun 2015 bisa naik menjadi lebih dari 50 persen penduduk di Asia Pasifik," katanya.
Sementara itu, tentang alasan membidik Surabaya sebagai daerah perluasan pemasaran produknya, kata dia, dikarenakan masyarakat Kota Pahlawan merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta di Indonesia.
"Pada masa mendatang, kami juga menyasar daerah lain untuk memasarkan perangkat telekomunikasinya. Bahkan, pada bulan Mei tahun ini 'Research In Motion/RIM' siap bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung untuk membangun pusat pelatihan guna mengembangkan aplikasi," katanya.
Dalam kerja sama itu, lanjut dia, pihaknya menginvestasikan dana senilai 5 juta dolar Amerika Serikat untuk merealisasikan pengembangan tersebut. Di sisi lain, terkait produk Curve 9220 dilengkapi dengan beragam fitur seperti tombol khusus BBM yang sesuai kebutuhan pasar nasional.
"Ada pula WiFi, sistem operasi BlackBerry 7.1, FM radio, dan memiliki daya tahan baterai lama serta pengguna dapat berkomunikasi hingga tujuh jam waktu bicara atau sampai 28 jam saat mendengarkan musik melalui 'headphone'," katanya.(*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.