Surabaya - Juara bertahan Satria Muda Britama Jakarta menunjukkan keperkasaannya saat membungkam tim sekota Stadium dengan skor 73-63 pada kompetisi basket Flexi NBL Indonesia di DBL Arena Surabaya, Minggu malam.
Kendati sempat mendapat perlawanan sengit di kuarter pertama dan tertinggal 32-43 hingga akhir kuarter kedua, Christian Ronaldo Sitepu dan kawan-kawan mampu membalikkan keadaan di dua kuarter berikutnya.
Kerja sama tim yang solid dan kematangan permainan, membawa SM Britama berbalik unggul 59-55 pada kuarter ketiga.
Dominasi SM Britama dengan permainan cepatnya terus berlanjut pada kuarter terakhir karena buruknya pertahanan Stadium.
Kemenangan atas Stadium merupakan yang kedua beruntun diraih SM Britama pada seri kelima di Surabaya setelah pada laga pertama Sabtu (10/3) menundukkan tuan rumah CLS Knights Good Day 66-65.
Bonanza Siregar menjadi motor serangan SM Britama dengan kontribusi 18 angka, diikuti Faisal Julius Ahmad dengan 15 angka, kemudian Galank Gunawan dan Arki Dikania masing-masing menyumbang 10 angka.
Dari kubu Stadium Jakarta, poin tertinggi dicetak pemain bintangnya Merio Ferdiansyah yang membukukan 26 angka, sementara Dino Leonardo dan Fanny Budianto hanya mencetak masing-masing tujuh angka.
Laga sengit juga tersaji pada pertemuan dua tim papan bawah, Satya Wacana Angsapura Salatiga melawan NSH GMC Riau, yang dimenangkan Satya Wacana dengan skor 78-67.
Ketatnya pertandingan kedua tim berlangsung sejak kuarter pertama hingga ketiga. Setelah berbagi angka 15-15 pada kuarter pertama, NSH Riau kemudian memimpin 37-33 di akhir kuarter kedua.
Satya Wacana melalui motor serangan Jerry Lolowang berusaha bangkit mengejar ketinggalan di kuarter ketiga, tetapi NSH masih menjaga keunggulannya dengan skor tipis 55-53.
Namun, perlawanan sengit NSH tidak lagi terlihat pada kuarter terakhir dan Satya Wacana makin agresif menekan hingga akhirnya menang untuk kedua kalinya beruntun di seri kelima ini dengan 78-67.
Jerry Lolowang tampil luar biasa dengan mencetak 28 poin dengan 15 poin di antaranya dari lemparan tiga angka. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.