Jember - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Hadiatmoko, menegaskan bahwa tidak ada premanisme di Jawa Timur, sehingga suasana di Jatim cukup kondusif dibandingkan provinsi lainnya. "Sejauh ini saya turun ke polres-polres di Jatim untuk memantau premanisme dan ternyata tidak ada kasus premanisme di sini," tuturnya di sela-sela kunjungan ke Mapolres Jember dalam rangka meresmikan Polsek Semboro, Selasa. Menurut dia, warga di Jatim cenderung agamis dan patuh kepada Tuhan, sehingga aksi premanisme tidak ditemukan di sejumlah daerah di Jatim dan hal itu berbeda dengan provinsi lain. "Polri justru mendapat dukungan dari elemen masyarakat untuk memberantas tindak kriminalitas dan memerangi kejahatan, agar suasana tetap kondusif dan masyarakat merasa aman," tuturnya. Sejauh ini, kata dia, sejumlah kasus kekerasan seperti perampokan toko emas dan pembunuhan berantai yang dilakukan MJ di Nganjuk sudah diungkap oleh aparat kepolisian karena kerja keras anggota Polri yang luar biasa. "Kejadian itu hanya bersifat kasusistik dan tidak skala besar kasus kekerasan yang terjadi di Jatim," katanya.(*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026