Blitar, Jawa Timur - Wakil Presiden Boediono merasa terusik dengan mikrofon yang tidak berfungsi baik saat dirinya memberikan sambutan dalam temu wicara dengan pengusaha kecil menengah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri.
"Ini mikrofon sepertinya punya mushola ya" kata Wapres Boediono ketika bercanda di Blitar, Selasa.
Hadir dalam acara itu antara lain Ibu Herawati Boediono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.
Menyaksikan penyerahan KUR para direksi BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Syariah Mandiri dan Bank BTN kepada para nasabah KUR.
Wapres mengomentari kualitas mikrofon karena saat menyampaikan sambutan, alat elektronik itu terputus putus sehingga mengganggu dirinya dan tentunya yang hadir di situ.
Guyonan Wapres tersebut langsung disambut gelak tawa dan Boediono pun tidak terlihat marah atau kecewa karena ikut tersenyum juga.
Sebetulnya kinerja mikrofon yang tidak baik sudah terjadi saat Saifullah Yusuf sebelumnya juga menyampaikan sambutan.
"Ini kok mikrofon mushola dibawa-bawa kemari. Mikrofon mushola kan seperti ini," kata Wagub yang juga bercanda itu.
Wagub yang selalu melucu saat menyampaikan sambutan pun minta agar panitia acara untuk segera memperbaiki alat elektronik itu.
Dalam sambutan itu, Wapres sempat bernostalgia dan menyatakan bangga terhadap Kota Blitar yang banyak mengalami kemajuan.
Wapres mengatakan saat selesai SMA tahun 1960 dirinya meninggalkan Blitar untuk selanjutnya kuliah di Universitas Gadjah Mada,Yogyakarta .
"Sudah banyak kemajuan yang dialami Kota Blitar dan saya mengapresiasinya," katanya. (*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.