Magetan - Sopir Bus Sumber Kencono yang mengalami kecelakaan hingga terjatuh ke dalam sungai di Jembatan Glodog, Dusun Glodog, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jatim, Kamis, menyatakan jika laju sedan sebelum bertabrakan sempat oleng.
"Jarak sudah lumayan dekat, sekitar 50 meter. Posisi saat itu sama-sama di atas jembatan, tiba-tiba sedang berjalan oleng ke kanan hingga akhirnya saling bertabrakan karena dia terlalu memakan jalan jembatan," ujar Sopir Bus Sumber Kencono, Hariyanto di Mapolsek Karangrejo.
Warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang ini mengaku sempat pingsan dalam kecelakaan tersebut. Ia tersadar oleh teriakan para penumpang yang telah panik karena bus sudah berada di sungai dengan kedalaman lebih dari 10 meter dari jembatan.
Wakil Kepala Polres Magetan Kompol Ansori saat berada di Mapolsek Karangrejo, mengatakan, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Pihaknya masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
"Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," ujar dia kepada wartawan.
Sementara, saksi yang juga warga desa sekitar lokasi kecelakaan menyatakan bahwa pengemudi sedan, Lilik Purwanto warga Perum PG Purwodadie Glodog Magetan, dikenal suka mengonsumsi minuman beralkohol.
"Kalau malam dia (Lilik) suka minum hingga mabuk. Informasinya, saat kecelakaan terjadi ia baru saja pulang dari tempat hiburan malam dini hari tadi," ujar warga desa setempat, Sumadi.
Bus Sumber Kencono bernomor polisi W-7666-UY terpelanting masuk ke sungai sedalam lebih dari 10 meter di Jembatan Glodog, Jalan Raya Magetan-Ngawi, Dusun Glodog, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, kamis pagi sekitar pukul 04.30 WIB, setelah bertabrakan dengan sedan bernomor polisi AG-1663-V dari arah berlawanan.
Saat itu bus melaju dari arah Ngawi menuju Madiun dengan mengangkut penumpang sebanyak 15 orang. Sedangkan dalam sedan terdapat pengemudi dan satu penumpang.
Akibat kecelakaan ini, dua orang tewas dan 13 orang lainnya terluka. Korban tewas adalah dari penumpang bus dan penumpang sedan. Sedangkan pengemudi sedan mengalami luka berat.
Sementara, korban luka saat ini dirawat di dua rumah sakit yang berbeda setelah dirujuk dari Puskesmas Karangrejo. Yakni dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan dan RSUD dr Soedono Madiun.
Bangkai bus Sumber Kencono hingga kini belum dapat dievakuasi akibat dalamnya jarak antara jembatan dengan sungai. Sementara, arus lalu lintas Madiun-Solo yang sebelumnya sempat terganggu berangsur normal kembali. (*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.