Sumenep - Lima awak Kapal "Rasa Sayang" milik warga Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, yang mengangkut bahan kebutuhan pokok dari Singaraja, Bali, dan terdampar di perairan utara Pulau Pagerungan Besar, ditemukan dalam kondisi selamat. "Semuanya selamat. Sejak kapal terdampar akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM) pada Rabu (25/1), mereka tetap bisa makan sebagaimana mestinya, karena memang bawa bekal dan sebagian bahan kebutuhan pokok yang seharusnya dibawa ke Sapeken terpaksa dimasak untuk dimakan," kata anggota DPRD Sumenep asal Sapeken, Nur Asyur melalui telepon genggam, Selasa. Sebelumnya, kapal pengangkut bahan kebutuhan pokok itu diduga tenggelam setelah berlayar dari Singaraja ke Sapeken pada Rabu (25/1) dini hari. Kepastian kapal itu berlayar sesuai komunikasi melalui telepon genggam yang dilakukan nahkoda kapal, Suwarso, dengan pemilik kapal, Bahrut Tamam. Dugaan kapal itu tenggelam, karena hingga Jumat (27/1) belum tiba di Sapeken. Padahal, dalam kondisi cuaca normal, perjalanan laut dari Singaraja ke Sapeken membutuhkan waktu pada kisaran tujuh hingga sembilan jam. Kemudian, pada Selasa pagi ini, nahkoda kapal tersebut melakukan komunikasi lagi melalui telepon genggam dan memberitahukan posisinya di perairan utara Pulau Pagerungan Besar, Sapeken, dalam kondisi terdampar, karena kehabisan BBM. "Ada kerusakan atau kebocoran pada selang solar di mesin kapal tersebut. Awak kapal sudah berusaha membalut selang yang bocor itu dengan kain, dan ternyata tidak berhasil. Namun, mereka tetap memaksakan diri menyalakan mesin dengan kondisi solar lebih banyak yang merembes ke luar akibat selang tetap bocor sampai akhirnya solar mereka habis," kata Asyur. Ia menjelaskan, pemilik dan awak kapal perahu langsung memberangkatkan sejumlah kapal untuk menjemput mereka yang terdampar di perairan utara Pulau Pagerungan Besar. "Pemilik kapal juga membawa selang baru untuk mengganti selang yang rusak pada mesin Kapal 'Rasa Sayang' supaya kapal tersebut bisa langsung dibawa pulang ke Sapeken. Informasi yang kami terima, kapal penjemput yang membawa lima awak Kapal 'Rasa Sayang' sudah tiba di Pulau Sapeken," ujarnya. Lima awak Kapal "Rasa Sayang" yang terdampar itu adalah Suwarso (nahkoda), Jaidi, Jamik, Arsyad, dan Hainur. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026