Malang - Irfan Bachdim bakal "diparkir" oleh pelatih Slave Radovski saat Persema menjamu Bontang FC di Stadion Gajayana Malang, Minggu (15/1) mendatang karena mangkir dari latihan dan pemusatan latihan (TC) yang digelar tim tersebut.
Pelatih Persema Slave radovski, Senin mengatakan, kemungkinan besar pemain blasteran Indonesia-Belanda itu bakal absen dan posisinya bakal digantikan oleh Reza Mustofa.
"Skill Reza juga cukup bagus, bahkan ketika laga uji coba sudah beberapa kali kami coba berpasangan dengan Emile Betrand Mbamba sebagai penyerang (striker)," ujarnya.
Dalam beberapa kali laga uji coba dan keduanya berpasangan, katanya, hasilnya cukup memuaskan karena keduanya sudah tampak padu dan kompak serta saling memahami posisi masing-masing. Tipe permainan mereka juga berbeda.
Reza merupakan seorang penyerang pekerja keras dan Mbamba lebih condong sebagai "goal getter", sehingga keduanya cocok kalau ditandemkan, sehingga tidak ada masalah ketika Irfan Bachdim tidak diturunkan.
Ia berharap duet Reza-Mbamba itu nanti mampu mengacak-acak lini pertahanan Bontang FC dan mampu meraih kemenangan, sehingga bisa membukukan tiga angka pertama di ajang Liga Primer Indonesia (LPI).
"Kami tetap optimistis ketika menghadapi Bontang FC di kandang pekan depan, kami mampu meraih poin absolut dan mentas dari posisi juru kunci," ujarnya.
Hingga saat ini Irfan Bachdim "menghilang", bahkan sejak sebelum TC yang mulai digelar 3 Januari lalu di Batu. Karena dinilai indisipliner, baik manajemen maupun pelatih sudah menyiapkan sanksi, bahkan para pemain satu tim juga mendesak agar manajemen menjatuhkan sanksi pada kakak ipar Kim Jefry Kurniawan tersebut.
Sebelumnya Irfan Bachdin juga didepak dari Timnas U-23 yang saat itu diproyeksikan untuk SEA Games XXVI di Palembang, juga karena dinilai indipliner (menghilang dari TC) oleh pelatih Rachmad Dharmawan.
Karena ulahnya itu Irfan Bachdim akhirnya dijatuhi sanksi denda sebesar Rp100 juta, hukuman tidak boleh memperkuat Timnas selama satu tahun dengan hukuman percobaan selama tiga bulan.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.