London, 1/1 (ANTARA/AFP) - Dunia menyambut Tahun Baru, Ahad (31/11), dengan serangkaian pertunjukan kembang-api spektakuler yang disaksikan oleh jutaan orang tapi diselimuti oleh kekhawatiran mengenai apa yang bisa didatangkan oleh krisis ekonomi di Eropa pada 2012. Sydney dan Hong Kong menggelar pertunjukan luar biasa, sementara London memasang kembang api di atas River Thames untuk menyambut kehadiran tahun saat negara itu akan menjadi tuan rumah Pertandingan Olimpiade. Puluhan ribu orang yang bergembira diperkirakan mendatangi ibu kota Skotlandia, Edinburgh, untuk menghadiri pesta jalan Hogmanay. Kota tersebut diduga menerima kedatangan sebanyak 80.000 orang yang menyambut kedatangan tahun 2012. Sebelumnya mereka melantunkan lagu "Auld Lang Syne". Namun di kota besar lain Eropa, krisis eurozone membayangi kendati ada kegembiraan lewat pertunjukan kembang api. Dalam pidato menyambut Tahun Baru, Presiden Italia Giorgio Napolitano menyampaikan pesan dingin yang menyeru rakyat negeri itu untuk membuat pengorbanan "guna mencegah ambruknya perekonomian Italia". Di Madrid, Spanyol, banyak orang ingin melupakan masalah ekonomi negara mereka untuk satu malam saja, dan berkumpul di Puerta del Sol --lapangan yang menjadi pusat gerakan protes "kegusaran". "Hari ini adalah hari untuk melupakan krisis," kata Luis Zorrila, guru yang berusia 46 tahun saat ia ikut bersuka-ria, demikian laporan AFP --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad pagi. Ia menambahkan pada Tahun baru, pegawai negeri seperti dia dan istrinya harus "menghadapi kondisi yang sulit". Sebelumnya, Sydney menggelar perayaan. Saat tengah malam tiba, pelabuhan di kota itu meledak dalam pancaran sinar dan cahaya warna-warni yang menarik lebih dari 1,5 juta orang ke pantai yang penuh sesak dan tempat bersejarah di kota tersebut. Kembang api berbentuk awan dan hati berpijar di atas kota terbesar Australia itu, sementara cahaya memancar dari tempat kembang api dipasang, Sydney Harbour Bridge, dan cahaya kembang api berpendar di angkasa, kata AFP. "Setiap tahun kami memastikan perayaan kami lebih besar dan lebih baik daripada yang sebelumnya," kata Wali Kota Sydney Clover Moore. Dua jam kemudian berlangsung perayaan di Tokyo, Jepang, saat jarum jam mencapai angka 00:00; balon dilepaskan, kembang api dinyalakan dan Tokyo Tower memancarkan sinar biru, kata AFP. Lalu giliran Hong Kong disinari cahaya kembang api dari beberapa bangunan terkenalnya, sementara kerumunan orang berkumpul di tepi laut dan kapal pesiar, katanya. Wilayah Timur Jauh Rusia, Chutkotka, Kamchatka dan Magadan, delapan jam lebih dulu daripada Moskow, menjadi bagian pertama di negara yang luas tersebut yang menyambut kedatangan Tahun Baru. Kantor berita resmi Rusia melaporkan bahwa di antara orang pertama yang bersuka-ria menyambut kedatangan tahun 2012 adalah penjaga perbatasan di pulau Ratmanov di Selat Bering --yang berada cuma empat kilometer dari wilayah AS di seberang garis waktu internasional. Di Moskow, ribuan orang berkumpul di Lapangan Merah untuk menyaksikan pertunjukan lain kembang api yang memancar sampai 140 meter ke langit malam. Namun, kata AFP, penjualan semua minuman beralkohol dilarang dalam upaya mencegah orang yang bersukar-ria melakukan tindakan yang tak terkendali. Sementara itu suasana tak terlalu berseri di kota terbesar kedua di Rusia, Saint Petersburg, tempat pembeli hadiah pada saat terakhir mengkhawatirkan kesulitan ekonomi yang akan mereka hadapi. Saat jarum jam bergerak melewati zona waktu, perayaan di Dubai, Uni Emirat Arab berpusat di gedung pencakar langit Buruj Dubai, bangunan tertinggi buatan manusia, dan pertunjukan kembang api digelar dalam acara yang sangat meriah dibandingkan tahun lalu, demikian laporan AFP. Di berbagai kota besar di negara lain juga berlangsung perayaan meriah guna menyambut kedatangan Tahun Baru. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026