Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan bantuan bagi warga setempat yang menjadi korban bencana angin puting beliung yang menerjang Dusun Sumber Agung, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Senin (19/12). Pemberian bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Madiun Muhtarom kepada keluarga korban pada Selasa. Bantuan yang diberikan adalah uang perbaikan rumah, beras, dan sejumlah peralatan dapur. "Bantuan ini sebagai wujud kepedulian Pemkab Madiun terhadap korban bencana alam yang melanda akhir-akhir ini. Kami berharap, bantuan yang diberikan ini bisa memperingan beban hidup para korban bencana alam," kata Bupati Madiun Muhtarom, saat penyerahan bantuan di Desa Tulung, Saradan. Adapun besaran bantuan yang diberikan adalah uang senilai Rp2,5 juta untuk tiga korban bencana yang rumahnya roboh diterjang angin puting beliung. Yakni Fairun (39), Suyat (65), dan Suwardi (48). Selain uang, korban juga menerima bantuan beras dan peralatan dapur. Bantuan juga diberikan bagi puluhan warga lainnya yang rumahnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan akibat terjangan puting beliung. Besaran bantuan bervariasi antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta, tergantung tingkat kerusakan. "Untuk bantuan bagi puluhan korban bencana yang rumahnya rusak sedang akan dikoordinir oleh kepala desa bersangkutan," kata bupati. Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) Kabupaten Madiun, angin puting beliung di Dusun Sumber Agung, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, telah merusak 42 rumah warga dan empat di antaranya rusak parah bahkan hingga roboh. Sebelumnya, angin puting beliung juga melanda Desa Kwangsen Kecamatan Jiwan, Desa Balerejo dan Desa Sumber Bening Kecamatan Balerejo, serta Desa Sawahan Kecamatan Sawahan. Hanya saja, tidak menimbulkan kerusakan berat. Sementara, data Bakesbangpol dan Linmas mencatat, 11 dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun, tergolong daerah rawan bencana selama musim hujan berlangsung. Kecamatan rawan bencana musim hujan tersebut antara lain, Kecamatan Kare, Saradan, Gemarang, Dagangan, Wungu, Geger, Balerejo, Madiun, Sawahan, Jiwan, dan Kebonsari. "Warga yang berdomisili di kecamatan rawan bencana diimbau untuk waspada saat hujan deras melanda. Yang terpenting selamatkan jiwa terlebih dahulu, soal harta dipikir nanti," kata Bupati. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026