Surabaya - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya berhasil meringkus tiga oknum polisi dan seorang oknum TNI AD yang kepergok pesta sabu-sabu. "Memang benar kasus itu. Tapi kasusnya masih dalam tahap penyelidikan,' ujar Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Iskandar, singkat ketika dikonfirmasi oleh wartawan melalui ponselnya, Kamis. Tidak hanya oknum aparat saja yang terlibat. Seorang wartawan mingguan dan seorang warga sipil lainnya juga tertangkap. Penggerebekan dilakukan oleh aparat Polsek Mulyorejo di sebuah rumah di kawasan Sidotopo Wetan V, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/11) malam. "Nanti saja ya kalau sudah selesai penyelidikan kami jelaskan semuanya," elak Iskandar. Dari informasi yang dihimpun, tiga oknum polisi yang tertangkap yakni Briptu Sbh, Brigadir Sch, dan Bripka Im. Ketiganya anggota Polsek Genteng. Sedangkan dari oknum TNI AD adalah Kopral Satu Msh, yang biasa berdinas di bagian kesehatan daerah militer (kesdam). Sementara dua lainnya masing-masing berinisial Amr, wartawan surat kabar mingguan Timur Pos, dan Wdo, warga biasa. "Saat ditangkap, enam orang itu sedang mengkonsumsi sabu-sabu di sebuah rumah. Tidak ada perlawanan dan semuanya digelandang ke kantor polisi," ungkap salah seorang sumber internal di lingkungan Polrestabes Surabaya. Dari tempat kejadian, lanjut dia, polisi menyita 0,3 gram sabu-sabu lengkap dengan alat hisap yang terdiri dari sebuah bong, dan dua pipet kaca yang masih ada sisa sabu-sabu. "Polisi juga sudah melakukan tes urine pada mereka dan hasilnya positif," papar sumber tersebut. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026