Surabaya - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Jawa Timur meluncurkan layanan "Telkom Solution House" sebagai sarana untuk mengenal ragam solusi informasi komunikasi, layanan dan produk, serta teknologi terkini.
"Di dalam 'Telkom Solution House' disediakan ruang demo seperti halnya 'groovia room', 'city viewer', ruang 'telepresence' serta berbagai aplikasi multimedia berteknologi tinggi lainnya," ujar General Manager Divisi Enterprise area Jawa Timur, Firdaus Roeswandi kepada wartawan, Rabu.
"Telkom Solution House" diresmikan pengoperasiannya oleh Direktur Enterprise and Wholesales, Arief Yahya sesaat setelah Telkom melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 10 pelanggan korporasi.
Ruangan layanan Telkom Solution House berada di kompleks Kantor Telkom Jatim, Jalan Ketintang Surabaya, dengan luas berkisar 120 meter persegi.
Didalamnya juga disediakan berbagai macam demo aplikasi produk dan layanan berbasis "Telecommunications, Information, Media, Edutainment (TIME)".
"Dengan TIME, semua kebutuhan informasi dan teknologi komunikasi pelanggan di semua segmen bisa disolusikan. Itu sebabnya dibangun 'Telkom Solution House' untuk merepresentasikan semua layanan," ucap Firdaus Roeswandi.
Salah satu layanan unggulan yang berada di dalamnya adalah "Telepresence" dan baru pertama kali ini diperkenalkan di Surabaya.
"Ini adalah video konferensi berteknologi tinggi pertama di Indonesia yang diperuntukkan para top manajemen pelanggan-pelanggan korporasi," katanya.
Ia berharap hingga akhir 2012, Telepresence bisa memasarkan tak kurang 10 pelanggan korporasi, diantaranya dengan sistem sewa beli atau "one time charge".
Sementara itu, Telkom hingga kini masih menjadi "market leader" penyedia solusi informasi dan teknologi komunikasi bagi para pelanggan korporasi.
Khusus Jawa Timur, Telkom telah memberikan solusi informasi dan teknologi komunikasi kepada sekitar 500 pelanggan korporasi. Sedangkan secara nasional mencapai 1300 pelanggan korporasi, demikian Firdaus. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.