Camphin-En-Pevele (ANTARA/AFP) - Gelandang Lille Joe Cole pada Rabu menyatakan kalau dirinya belum putus asa untuk kembali memperkuat Timnas Inggris, dan akan bahagia jika mendapat panggilan dari Fabio Capello. Cole yang berada di Lyon dengan status pemain pinjaman dari Liverpool, melakukan penampilan ke-54nya di timnas pada Piala Dunia tahun lalu. Ia kini berharap penampilan apiknya bersama Lille, dapat menghidupkan kembali karir internasionalnya. "Saya tidak melakukan kontak (dengan Capello), tetapi itu normal, setiap manajer berbeda, dan Fabio tidak bicara terlalu banyak kepada pemain-pemainnya," kata Cole. "Itu bukan masalah. Saya hanya perlu bermain bagus. Jika panggilan itu datang, saya akan sangat senang. Saya senang bermain untuk negaraku. Jika itu tidak terjadi, fokus utama saya adalah memenangi tropi untuk Lille." Cole, yang pindah ke Liverpool dari Chelsea dengan status free transfer pada 2010, mengatakan kalau dirinya kini merasa nyaman dengan performanya di Lille, di mana masih ada ruang untuk mengembangkan diri. "Saya sangat bahagia, sebab saya sudah lama tidak bermain, dan terkadang sulit untuk mendapatkan kebugaranmu, namun saya bahagia dengan bentuk (permainan) saya sekarang," kata Cole. Sejauh ini, ia telah menyumbang dua gol bagi Lille. "Namun saya ingin berkembang dengan baik, saya masih belum mencapai level terbaik seperti yang kumiliki di Chelsea. Namun saya bahagia dengan awal seperti ini, dan saya pikir tim kami dapat berkembang." Cole, yang memulai karirnya di West Ham United sebelum pindah ke Chelsea, berkata kalau dirinya cukup mudah bermain sebagai gelandang tengah. "Saya bermain di sana melawan Evian, dan sebagian pada pertandingan di Milan (laga kontra Inter Milan di Liga Champions)," kata Cole. "Saya menikmatinya. Saya suka bertahan seperti juga menyerang, dan terlibat di dalamnya sebanyak mungkin. Di posisi tersebut, kamu banyak menyentuh bola, dan saya pikir saya dapat membantu tim dari posisi itu." Cole yang memenangi tiga gelar Liga Inggris, tiga Piala FA, dan dua Piala Liga bersama Chelsea, mengaku kalau dirinya terkejut dengan standar Liga Prancis. "Saya pikir ini adalah liga yang sangat kuat, sangat memerlukan fisik, sangat bagus secara teknik," ujarnya. "Kami tidak banyak menonton sepak bola Prancis di Inggris, namun saya tahu ini akan sangat kuat. Di banyak klub, selalu ada satu atau dua pemain muda yang sangat menarik." Di saat dirinya merasa bahagia di klub, serta menikmati gaya hidup dan kultur Prancis, Cole masih belum memutuskan apakah ia bersedia pindah secara permanen, dan menerima pemotongan gaji. "Saya tidak memikirkan hal seperti itu sekarang," ucapnya. "Fokus utamaku adalah sepak bola. Jika keluarga saya bahagia, dan saya bahagia, kami akan melakukan pembicaraan pada Mei. Dan Lille juga bahagia. Kita lihat saja pada Mei." Saat ini Cole sedang memfokuskan diri agar harapan Lille untuk menembus babak knock out Liga Champions tetap hidup, dengan cara mengalahkan CSKA Moscow pekan depan. Ia yakin kalau timnya lebih baik dari pada yang dipikirkan orang-orang. "Kami tidak beruntung di banyak pertandingan," tututrnya. "Saya tahu kami telah dikritik. Saya pikir kami kuat." "Saya percaya pada rekan-rekan setimku dan manajer (Rudi Garcia).Kami dapat pergi ke sana (Moskow) dan menang. Kami dapat memberi kejayaan yang besar untuk klub." Cole mengatakan bahwa meskipun di seluruh dunia sepak bola adalah hal yang sama, budaya sepak bola Prancis berbeda dengan pengalaman yang didapatnya di Inggris.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026