Surabaya - Tim Persebaya Surabaya yang akan berlaga di kompetisi Liga Primera Indonesia musim 2011-2012 diluncurkan dan diperkenalkan dihadapan pendukungnya di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu.
"Kami harap Persebaya Surabaya ke depan semakin bagus dan 'fight'. Semoga hasil terbaik yang kami capai," ujar pelatih Persebaya Surabaya, Divaldo Alves.
Dari total 28 pemain, terdapat 17 pemain lama dan 11 pemain baru yang memperkuat tim berjuluk "Bajul Ijo" tersebut. Dua pemain yang tidak hadir dalam kesempatan itu adalah Andik Vermansyah yang dipanggil Timnas U-23 berlaga di Sea Games dan Arif Ariyanto yang baru melangsungkan pernikahan.
"Kami harap dukungan para pendukung Persebaya atau bonek mania tidak pernah berhenti. Terus terang bonek membuat kami semangat bermain," katal Kapten Persebaya Surabaya, Erol FX Iba.
Para pemain Persebaya Surabaya Yang akan berlaga di kompetisi 2011-2012 diisi oleh tiga penjaga gawang yakni Endra Prasetyo, Dedi Iman dan Dimas Galih.
Musim ini, deretan pemain belakang yang disiapkan tim pelatih paling banyak. Total ada 12 pemain yang disiapkan untuk menjadi benteng pertahanan.
Mereka yakni Otovio Dutra, Jefri Prasetyo, Erol FX Iba, Wirya Kumandra, Khomad Suharto, Revalino Ardiles, Edi Gunawan, Aulia Ardly, Saddam Tenang, Sunaji, Mat Halil, dan Fastabiqul Khoirot.
Sedangkan di barisan tengah dihuni oleh Taufiq, Rendi Irawan, Andik Vermansyah, Mario Karlovic, Amaral, Feri Ariawan, Arif Ariyanto, Jusmadi Adang, Yusuf Hamzah, Ahmad Shadiq dan Ryan Wahyu.
Selanjutnya, dua pemain yang diplot sebagai tukang gedor "Bajul Ijo" dihuni oleh striker asal Australia Andrew Barisic dan striker muda Miko Ardiyanto.
Sementara itu, di sela peluncuran juga diperkenalkan kostum baru Persebaya yang akan dikenakan selama musim depan.
Meski warna dasarnya tetap didominasi hijau, namun motifnya berbeda dari kostum-kostum sebelumnya. Kombinasinya garis putih horizontal. Sepintas mirip kostum milik klub asal Yunani, Pananthinaikos. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.