Surabaya - Petenis tuan rumah Jawa Timur M Rizky Widhianto menargetkan minimal bisa menembus babak semifinal pada turnamen internasional ITF Junior Piala Widjojo Soejono di Surabaya, 23-30 Oktober 2011. Dihubungi wartawan di Surabaya, Rabu, Rizky Widhianto mengatakan, bertanding di kandang sendiri dengan dukungan penonton, membuat motivasi dan kepercayaan dirinya lebih baik. "Kalau dari persiapan, sejauh ini sudah cukup maksimal dan tidak ada kendala, termasuk mengikuti beberapa turnamen di luar Jatim," kata petenis yang akrab disapa Eki itu. Pada kejuaraan serupa 2010, Eki yang disiapkan menghadapi PON 2012 di Riau, mampu mencapai babak semifinal kendati harus mengawali laga dari babak kualifikasi. Di babak empat besar itu, Eki harus mengakui ketangguhan petenis DKI Jakarta Ega Uneputty dengan skor telak 0-6, 2-6. Untuk kejuaraan tahun ini, Eki bersama rekannya Ibrahim Unggulaga langsung masuk babak utama, sehingga peluangnya untuk meraih hasil maksimal menjadi lebih besar. "Tapi, saya harus bekerja keras karena sudah pasti lawan yang dihadapi juga bagus-bagus," tambahnya. Pelatih sekaligus ayah Rizky Widhianto, Imawan Subiantoro, menambahkan bahwa turnamen ITF Junior tahunan ini merupakan kesempatan untuk mengumpulkan poin dan mengatrol peringkat di ITF. "Kalau bisa sampai final atau juara, poin yang didapat bisa lebih banyak. Mudah-mudahan dia bisa meraih hasil lebih baik dibanding tahun lalu," kata Imawan. Secara terpisah, Sekretaris Umum Pengprov Pelti Jatim Irmantara Subagio mengatakan, pihaknya tidak membebani target apa pun kepada dua petenis proyeksi PON tersebut. "Paling tidak bisa seperti tahun lalu, syukur-syukur bisa lebih baik. Kualitas dan kemampuan keduanya juga sudah semakin matang," katanya. Menurut dia, beberapa petenis Jatim lainnya juga akan ambil bagian pada turnamen yang telah memasuki penyelenggaraan ke-30 itu, meskipun ada yang harus melalui babak kualifikasi. Turnamen tenis ITF Junior diikuti sekitar 350 petenis dari 30 negara, di antaranya India, Sri Lanka, Filipina, Kroasia, Thailand, Singapura, Australia, Amerika Serika, Ekuador, Hong Kong, Malaysia, dan Jepang.


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026