Madiun - Pihak manajemen Madiun Putra FC (MPFC) memilih untuk lebih fokus membangun timnya untuk menghadapi musim pertamanya di Liga Profesional Level II dari pada "merger" atau bergabung dengan Real Mataram. "Musim pertandingan Liga Profesional level II sudah dekat. Dari informasi yang kami terima pertandingan pertama akan berlangsung pada bulan depan. Sehingga, kami lebih konsentrasi untuk membangun tim dari pada bingung soal penggabungan dengan tim lain," ujar Manajer MPFC Bonie Laksmana, Rabu. Bonie mengatakan, selain musim pertandingan yang sudah dekat, keberadaan MPFC setelah bergabung dengan Real Mataram yang selumnya merupakan tim Liga Primer Indoensia dan kini akan bermain di Liga PSSI Profesional Level I, juga menjadi bahan pertimbangan. "Seandainya kami bergabung dan ada jaminan bisa bermain di level I, itu bagus. Tapi kalau tetap di Level II, kami lebih baik tetap sendiri saja. Untuk itu, kami akan mencari info lebih lanjut tetang penggabungan ini, baru kemudian menentukan langkah ke depannya," ucapnya. Hal senada juga diungkapkan oleh pelatih MPFC, Hanafi. Mantan pelatih Persis Solo ini, menilai akan lebih baik jika Laskar "Blue Force" ini tidak bergabung dengan tim lain. Dengan demikian tim akan lebih dewasa jika menghadapi semuanya sesuai dengan tahapan. "Akan lebih jika tidak bergabung, karena semua anggota tim bisa lebih dewasa karena menjalani semuanya sesuai dengan tahapan yang ada. Kalau gabung dengan tim yang ada di atasnya, itu namanya melakukan lompatan dan berarti ada yang dilewati," tutur Hanafi. Kekuatiran Hanafi terkait pengabungan ini, juga didasari oleh adanya perubahan manajemen dan pemain jika memang jadi bergabung. Karena hal tersebut menyatukan dua tim berbeda yang tentunya memiliki karaker yang berbeda pula. "Saya menilai manajeman tim ini (MPFC) sudah terbentuk dengan baik. Demikian juga dengan pemainnya. Para pemain MPFC sudah 90 persen jadi. Sedangkan kalau bergabung, akan terjadi perubahan meskipun ada kesempatan untuk langsung bermain di Level I," ucap Hanafi. Saat ini, tim MPFC telah melakukan seleksi pemain. Dari seleksi pemain tersebut, pihak manajeman tinggal melakukan tes kesehatan sebelum melakukan kontrak dengan para pemain lokal. Kebanyakan para pemain masih didominasi oleh pemain lama. Sedangkan untuk pemain asing saat ini pihak manajeman masih melakukan seleksi terhadap empat orang pemain asing. Keempat pemain asing tersebut adalah, Peter M Kuoh, David, N Tolo Arsene, ketiganya merupakan warga negara Liberia dan Patrick K Kaiyen asal Kamerun.


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026