Japanan, Pasuruan - Mamasuki hari kedua Idul Fitri 1432 Hijriah, Kamis, seluruh jalur jalan yang menghubungkan berbagai daerah dari Kota Surabaya nyaris mengalami kepadatan luar biasa.
Antrean kendaraan bermotor mencapai beberapa kilometer seperti dari Surabaya menuju Malang yang membutuhkan waktu tempuh lebih dari lima jam, padahal pada hari biasa hanya memerlukan waktu dua jam untuk mencapai kawasan wisata yang berjarak sekitar 90 kilometer dari Surabaya itu.
ANTARA dari Japanan Kabupaten Pasuruan melaporkan, dari arah Kota Pahlawan kemacetan mulai terjadi sekitar tiga km jelang pintu keluar tol (buntung) Porong, yaitu jalan tol Surabaya-Gempol yang terputus Lumpur Lapindo di Porong.
Pasalnya, lintasan dari pitu keluar tol Porong ditutup dan dijaga oleh seorang anggota polisi, sehingga kendaraan harus berputar di sekitar Ketapang, Sidoarjo yang diatur oleh warga setempat, dimana pengguna jalan harus rela membayar minimal Rp1.000 per kendaraan.
Mamasuki Jalan Raya Porong kembali disambut kemacetan. Ini terjadi akibat jalur pemisah jalan sekitar SPBU Porong dibuka oleh warga setempat yang menarik jasa bagi kendaraan yang memutar balik dari arah Malang.
Kendaraan yang memutar balik di sekitar SPBU itu merupakan kendaraan yang "dicegat" oleh warga sekitar menjelang keluar pintu tol Porong dengan membayar minimal Rp2.000 setiap kendaraan (mobil). Jalur itu dialihkan memasuki jalan arteri baru yang belum digunakan, dimana pagar pemisah dengan jalan tol dibuka warga.
Aparat polisi yang berada di pos pinto tol Porong tidak terlihat bereaksi seperti menertibkan ulah warga yang berdampak pada terganggunya arus lalu lintas sekitar lokasi bencana Lumpur Lapindo tersebut.
Arus lalu lintas selepas jembatan Kali Porong kembali macet sepanjang 2,5 km dikarenakan terhambat pertigaan Japanan. Arus lalu lintas dari arah Surabaya bertemu dengan arus dari arah Mojokerto.
Selepas persimpangan jalan keluar tol Gempol (lama) arus kendaraan menuju Pasuruan tampak lancar, begitu juga ke arah Malang. Namun, kemacetan kembali terjadi sekitar pintu arah Taman Safari Indonesia II di Prigen, Pasuruan.
Antrean kendaraan terjadi mulai dari Prigen hingga ke Malang sekitar 20 km, dimana ribuan kendaraan bermotor baik mobil pribadi maupun sewaan serta sepeda motor hanya melaju dengan merambat.
Banyaknya pengguna kendaraan bermotor menuju Malang dari arah Surabaya terkait masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1432 Hijriah untuk bersilaturahim dengan keluarga dan saudara maupun mereka yang melancong menyerbu berbagai objek wisata di Malang dan Batu maupun Pasuruan.
Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.