Surabaya - Produsen otomotif Honda mendirikan enam unit posko siaga 24 jam di sepanjang jalur mudik Jawa Timur hingga Bali.
Manajer Operasional Honda Surabaya Center, Wendy Miharja, mengatakan, posko-posko tersebut disiapkan khusus bagi pemudik untuk beristirahat atau sekedar melepas lelah karena menempuh perjalanan jauh.
"Posko yang ada buka sehari semalam di titik-titik tertentu. Bagi siapa saja pemudik yang capek dan ingin beristirahat dipersilahkan berhenti sejenak," ujar Wendy di Surabaya, Sabtu.
Sebanyak enam posko yang disiapkan, empat di antaranya berada di Jatim, yaitu jalur Caruban-Madiun tepatnya di RM Saradan Jalan Raya Saradan, SPBU Jalan Raya Banyuglugur di Situbondo, SPBU Ketapang di Banyuwangi, dan Hotel Purnama di Jalan Semarang, Tuban.
Sedangkan dua posko lainnya berada di Bali, yakni di RM Soka Indah Jalan Raya Denpasar di Tabanan, dan di lokasi parkir luar Danau Bedugul Jalan Raya Denpasar di Bedugul.
Dijelaskan Wendy, posko siaga 24 jam akan berlangsung 12 hari dan dibuka mulai 25 Agustus 2011 hingga 5 September 2011. Selama Ramadhan, pemudik juga bisa berbuka puasa di posko.
"Kami siapkan minuman berbuka puasa dan tempat bagi pemudik. Semoga bermanfaat dan masyarakat, khususnya pelanggan Honda bisa menikmatinya," tukas dia.
Di samping itu, posko siaga 24 jam juha dilengkapi dengan pelayanan perbaikan atau bengkel kecil serta mekanik untuk perawatan atau memperbaiki kerusakan ringan pada kendaraan.
Menurut Manajer Servis Honda Surabaya Center, William Saputra, empat mekanik akan disiapkan untuk membantu pemudik yang mobilnya mengalami kerusakan di tengah perjalanan.
"Kalau kerusakannya ringan, mekanik akan memperbaikinya di posko. Tapi kalau rusaknya berat, mobil akan kami derek dan dibawa ke bengkel resmi terdekat," katanya.
Tidak hanya itu saja, lanjut Williams, pihaknya juga menyiapkan 11 bengkel resmi yang tersebar di Jatim dan Bali. Bahkan pihaknya menjamin tidak akan ada kenaikan harga servis berkala dan suku cadang kendaraan.
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.