Atlantic City, New Jersey (ANTARA/AFP) - Petinju belum terkalahkan dari Amerika Rico Ramos memukul KO petinju Jepang Akifumi Shimoda pada ronde ketujuh dan berhak atas gelar juara kelas super bantam WBA, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).
Ramos merubuhkan petinju kidal berusia 26 tahun dari Sapporo itu lewat pukulan keras hook kiri yang menerpa rang lawannya, sehingga Shimoda terlentang di atas kanvas.
Shimoda mencoba berdiri tapi hingga hitungan kesembilan ia belum berdiri di atas kedua kakinya, ia goyah dan berpegangan ke tali ring, kemudian rubuh lagi, sehingga wasit Benjy Esteves menghentikan pertarungan tepat pada menit kedua 46 detik.
"Saya tidak dapat mempercayai ini," kata Ramos, "Saya tidak mengira pukulan hook itu akan merubuhkannya. Saya benar-benar tidak menduga dapat memukulnya sampai rubuh tak bangkit lagi."
Ramos memperbaiki rekornya menjadi 20-0 dengan 11 kemenangan KO sedangkan Shimoda menjadi 23-3 dengan sekali seri. Ia gagal menjadi petinju pertama Jepang yang berhasil mempertahankan gelar di Amerika, kalah untuk kedua kalinya dalam 14 pertarungan.
Shimoda, mempertahankan gelar pertama kali sejak menyandang gelar itu pada Januari dengan kemenangan angka 12 ronde di Tokyo atas petinju Jepang Ryol Li Lee, mengontrok jaraknya dengan lawannya pada ronde awal.
Petinju Jepang itu tampil agresif dan menggunakan tangan kiri untuk melindungi mukanya dan saling bertukar pukulan dengan Ramos.
Tapi pada ronde kelima, luka menganga di atas mata kanannya sedangkan Ramos berusaha menghentikan dengan cepat pertandingan itu dan berusaha keras agar lawannya tidak lebih agresif.
Ramos terus menekan lawannya sampai akhirnya berhasil memukul rubuh Shimoda dan
meraih sabuk dari petinju Jepang itu.
"Setelah ronde kelima saya melihat ia mulai lelah dan saya saya harus lebih menekannya," kata Ramos, "Saya lihat di atas alisnya luka dan itu kesempatan bagi saya untuk menghentikan perlawanannya. Ia gembira ia datang ke Amerika dan saya berhasil menahan sabuk juara itu di negara ini."
Ramos sebelumnya bertanding 10 ronde dan menang angka atas petinju kidal dari Meksiko Alejandro Valdez pada Februari lalu.
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.