"Saya belum bisa komentari karena belum tahu keputusan Presiden. Tentu ada plus minusnya. Namun, sikap Partai NasDem yang utama dan terutama adalah soliditas kita sebagai bangsa," kata Johnny saat ditemui wartawan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Johnny mengatakan Partai NasDem akan menghormati hak prerogatif Presiden dalam membentuk kabinet, tidak hanya pada tataran normatif tetapi juga pada tataran komitmen politik. Tugas Partai NasDem adalah memenangkan pasangan calon Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, mengawasi kebijakan pemerintahan ke depan, dan hasil akhir pemerintahan.
Menurut Johnny, keberhasilan kabinet dalam menjalankan pemerintahan adalah keberhasilan bersama. Begitu pula sebaliknya, kegagalan kabinet adalah juga kegagalan partai pengusung Jokowi-Kyai Ma'ruf.
"Tentu yang diharapkan oleh seluruh bangsa adalah keberhasilan kabinet," ujarnya.
Partai NasDem, kata Johnny, akan mendukung sasaran Presiden Jokowi menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang yang kuat di dalam negeri dan bisa menghadapi tekanan dan arus globalisasi yang dinamis dan tidak menentu.
"Syarat utama untuk meraih sasaran itu adalah menjadi sebuah bangsa yang solid, yang kuat. Karena itu, Partai NasDem sangat mendukung silaturahmi kebangsaan, safari-safari kebangsaan," tuturnya. (*)
Pewarta: Dewanto SamodroEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.