Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember, sedikit melemah 0,9 dolar AS atau 0,06 persen, menjadi ditutup pada 1.512,9 dolar AS per ounce.
Pada pukul 17.35 GMT, Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 372,68 poin atau 1,42 persen. Indeks S&P 500 naik 41,38 poin atau 1,41 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq naik 110,21 poin atau 1,4 persen.
Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas Amerika Serikat. Ketika pasar saham sedang naik, maka investor mungkin berhenti membeli aset-aset safe-haven, karena mengalihkan dana-dananya ke aset-aset berisiko seperti saham.
Namun penurunan harga emas lebih lanjut tertahan oleh dolar AS yang lebih lemah. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,06 persen menjadi 98,8042 pada akhir perdagangan.
Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan kurs dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka harga emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 5,1 sen atau 0,29 persen menjadi ditutup pada 17,625 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari jatuh 7,5 dolar AS atau 0,84 persen, menjadi menetap di 886,9 dolar AS per ounce. (*)
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.