Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun 3,90 dolar AS atau 0,30 persen, menjadi menetap di 1.291,30 dolar AS per ounce.
Namun, penurunan emas dibatasi oleh pelemahan greenback. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,01 persen menjadi 96,93 pada pukul 18.30 GMT.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, kontrak emas berjangka menguat kembali, setelah sehari sebelumnya jatuh, karena indeks dolar AS melemah.
Emas berjangka pada perdagangan Kamis (11/4/2019) mengalami penurunan satu sesi terbesar sepanjang bulan ini, anjlok 20,60 dolar AS atau 1,57 persen, kembali berada di bawah 1.300 dolar AS per ounce, tingkat psikologis dan teknis yang signifikan.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 0,12 sen atau 0,08 persen, menjadi menetap di 14,975 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 4,0 dolar AS atau 0,45 persen, menjadi ditutup pada 894,50 dolar AS per ounce. (*)
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.