Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, melonjak 18,30 dolar AS atau 1,43 persen, menjadi menetap di 1.298,10 dolar AS per ounce.
Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang
utama saingannya, turun 0,71 persen menjadi 95,86 pada pukul 18.30 GMT.
Dolar AS jatuh pada perdagangan Jumat (25/1) di tengah kenaikan mata uang pound Inggris.
Sterling telah melonjak hampir dua persen terhadap dolar AS minggu ini, menjelang pemungutan suara atas berbagai amandemen terhadap rencana Brexit Perdana Menteri Theresa May, ketika para pedagang berspekulasi bahwa peluang Brexit tanpa kesepakatan mungkin berkurang.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 39,90 sen atau 2,61 persen, menjadi menetap di 15,699 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah 13,30 dolar AS atau 1,65 persen, menjadi ditutup pada 818,30 dolar per ounce. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.