London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (2/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London berkurang 0,28 persen atau 21,12 poin, menjadi 7.474,55 poin.

United Utilities Group, perusahaan air, meningkat 2,10 persen, merupakan peraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Randgold Resources dan Evraz, yang  masing-masing meningkat 1,85 persen dan 1,72 persen.

Sementara itu, Royal Mail,  perusahaan pengiriman surat dan paket, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 8,38 persen.

Disusul oleh saham Ferguson, perusahaan distribusi bahan bangunan multinasional, yang jatuh 6,83 persen, serta Pearson, sebuah perusahaan pendidikan, turun 3,87 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup turun pada perdagangan Selasa (2/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 51,45 poin atau 0,42 persen, menjadi 12.287,58 poin.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 2,64 persen.

Disusul oleh saham asosiasi perumahan Vonovia dan maskapai Jerman penerbangan Jerman Lufthansa, yang masing-masing kehilangan 2,48 persen dan 1,88 persen.

Di sisi lain, produsen semikonduktor Infineon Technologies melompat 2,64 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham produsen otomotif Daimler yang menguat 1,91 persen, serta perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE naik 1,67 persen.

Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan omset mencapai 418,52 juta euro (483,09 juta dolar AS).

Di Prancis,  saham-saham Prancis ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (2/10), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,71 persen atau 38,93 poin, menjadi 5.467,89 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 31 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan elektronik dan produsen semikonduktor multinasional Prancis-Italia, Stmicroelectronics, menguat 1,81 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham perusahaan transnasional Prancis dengan kegiatan seperti manajemen air, pengelolaan limbah, transportasi dan layanan energi, Veolia Environnement yang naik 1,16 persen, serta perusahaan listrik multinasional Prancis, Engie S.A. bertambah 1,07 persen.

Sementara itu, Valeo, pemasok otomotif multinasional Prancis, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 2,83 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen mobil multinasional Prancis Peugeot yang kehilangan 2,41 persen, dan perusahaan konglomerat produsen barang mewah multinasional Prancis LVMH turun 2,13 persen.

Di Spanyol, Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (2/10), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 1,08 persen atau 101,50 poin, menjadi 9.305,50 poin.

Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35, tercatat mengalami penurunan harga.

Perusahaan Spanyol Inditex menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 3,55 persen.

Disusul oleh saham perusahaan asuransi Mapfre yang merosot 3,17 persen dan bank terbesar kedua Spanyol, BBVA, turun 2,65 persen.

Di sisi lain, perusahaan gas dan  listrik Naturgy menguat 1,88 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan listrik Endesa dan operator global jasa-jasa dan infrastruktur Ferrovial, yang masing-masing naik 0,95 persen dan 0,93 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026