London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (28/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,47 persen atau 35,24 poin, menjadi 7.510,20 poin.

Randgold Resources, sebuah perusahaan penambangan emas, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melambung 3,61 persen.

Diikuti oleh saham Micro Focus International dan Next, yang masing-masing meningkat 3,10 persen dan 3,04 persen.

Sementara itu, RSA Insurance Group, perusahaan asuransi umum multinasional, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 9,31 persen.

Disusul oleh saham Melrose Industries, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam membeli dan meningkatkan perusahaan berkinerja buruk, yang jatuh 3,24 persen, serta Paddy Power Betfair, operator taruhan dan permainan olahraga internasional, berkurang 3,13 persen.  

Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (28/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt merosot 1,52 persen atau 188,86 poin, menjadi 12.246,73 poin.

Raksasa perbankan Jerman, Deutsche Bank mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya anjlok 3,58 persen.

Disusul oleh saham oleh perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz dan grup perusahaan kimia BASF, yang masing-masing kehilangan 2,66 persen dan 2,23 persen.

Di sisi lain, perusahaan farmasi Merck, meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 0,74 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan kimia dan barang konsumen Henkel serta asosiasi perumahan Vonovia, yang masing-masing naik 0,20 persen dan 0,14 persen.

BASF adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 406,60 juta euro (470,68 juta dolar AS).

Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhir turun pada perdagangan Jumat (28/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 1,45 persen atau 138,30 poin, menjadi 9.389,20 poin.

Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Bank Spanyol Bankia menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 3,68 persen.

Disusul oleh saham bank terbesar Spanyol Santander yang melemah 3,05 persen dan bank Sabadell turun 3,01 persen.

Di sisi lain, jaringan supermarket terbesar Spanyol, DIA, meraih keuntungan paling besar (top gainer), dengan sahamnya menguat 1,34 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan industri metalurgi Acerinox dan perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa, yang masing-masing naik 1,21 persen dan 1,07 persen.

Di Prancis, saham-saham Prancis ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (28/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,85 persen atau 46,92 poin, menjadi 5.493,49 poin.

Sebanyak 34 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat mengalami penurunan harga.

Perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya anjlok 4,34 persen.

Diikuti oleh saham BNP Paribas, raksasa perbankan Prancis, yang merosot 3,23 persen, serta grup perbankan Prancis lainnya, Societe Generale, turun 2,81 persen.

Sementara itu, perusahaan produsen barang-barang mewah Prancis, Hermes, naik 0,85 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan utilitas listrik multinasional Prancis, Engie S.A., yang menguat 0,84 persen, serta grup hotel multinasional Prancis Accor naik 0,59 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026