Dalam pekan raya yang diselenggarakan Pemkot Marseille di Parc Chanot selama 21 September hingga 1 Oktober, kata Konsul Ekonomi Konsulat Jenderal Indonesia di Marseille, Perancis, Yonatri Rilmania, kepada Antara London, Jumat, pengusaha Indonesia menggelar produk kopi Arabica dari Flores, Gayo, dan Toraja.
Selain itu, mereka memasarkan berbagai pernak-pernik, dekorasi dari patung, topeng, kipas, kalung dan makanan ringan, indomie, kacang-kacangan,kecap, dan minuman bir bintang.
Yonatri mengatakan keikutsertaan pengusaha Indonesia pada pekan raya dagang Internasional Marseille 2018 dalam rangka meningkatkan promosi ekonomi Indonesia di Prancis Selatan.
Kehadiran pengusaha Indonesia pada pekan raya ini difasilitasi KJRI Marseille.
Untuk lebih menarik pengunjung dan mempromosikan budaya Indonesia, delegasi Indonesia menyajikan tarian Bali. Selama ini, pengunjung selalu antusias dan memadati di stand Indonesia.
Acara serupa pernah diadakan pada Oktober tahu lalu, yang diikuti peserta dari Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jepang, Korea Selatan, India, Nepal, Niger, Kenya, Mali, Maroko, Peru, Colombia, Senegal, Aljazair, Madagaskar, Tunisia, dan masih banyak lagi.
Pekan Raya dagang yang diadakan setiap tahun ini juga diikuti peserta dari negara anggota ASEAN seperti Singapura, Vietnam, dan Thailand. (*)
Pewarta: Zeynita GibbonsEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.