SSE, sebuah perusahaan energi Skotlandia, melonjak 3,55 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham Evraz dan Carnival yang masing-masing meningkat 2,48 persen dan 2,36 persen.
Di sisi lain, Gvc Holdings, kelompok taruhan olahraga dan permainan multinasional, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,49 persen.
Diikuti oleh saham Scottish Mortgage Investment Trust, sebuah perusahaan investasi, yang merosot 2,46 persen, serta Ashtead Group, perusahaan penyewaan peralatan internasional, turun 2,26 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Senin (17/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 27,92 poin atau 0,23 persen, menjadi 12.096,41 poin.
Perusahaan kimia multinasional Linde mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya merosot 2,34 persen.
Disusul oleh saham perusahaan kimia dan barang konsumen Henkel serta perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman SAP, yang masing-masing kehilangan 2,21 persen dan 1,15 persen.
Di sisi lain, raksasa industri Jerman Thyssenkrupp menguat 1,45 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer yang meningkat 1,28 persen, serta Deutsche Bank naik 1,26 persen.
Bayer adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 223,60 juta euro (260,96 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir hampir datar pada perdagangan Senin (17/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun tipis 0,07 persen atau 3,7 poin, menjadi 5.348,87 poin.
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 25 saham berhasil meraih kenaikan harga.
Produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics turun 1,73 persen, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham konglomerat barang mewah multinasional Prancis LVMH yang kehilangan 1,44 persen, serta kelompok barang mewah internasional Prancis lainnya Kering, turun 1,39 persen.
Sementara itu, perusahaan jasa TI Eropa Atos meningkat 2,12 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Prancis, Societe Generale, yang menguat 1,38 persen, serta peritel multinasional Prancis, Carrefour, naik 1,08 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhifr lebih tinggi pada perdagangan Senin (17/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,44 persen atau 41,20 poin, menjadi 9.406,50 poin.
Sebanyak 25 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.
Perusahaan otomotif CIE Automotive melonjak 4,40 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham jaringan supermarket DIA yang menguat 3,67 persen dan perusahaan infrastruktur Tecnicas Reunidas naik 3,32 persen.
Sementara itu, perusahaan farmasi Grifols kehilangan 1,74 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan Spanyol Inditex yang melemah 1,50 persen dan jaringan hotel Melia Hotels turun 1,43 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.