British American Tobacco (BAT), perusahaan tembakau multinasional Inggris, melonjak 5,87 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Imperial Brands dan Glencore yang masing-masing meningkat 3,18 persen dan 2,86 persen.
Sementara itu, SSE, perusahaan energi Skotlandia, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 8,28 persen.
Disusul oleh saham Centrica, perusahaan energi dan jasa multinasional Inggris, yang merosot 3,61 persen, serta Ocado Group, pengecer belanja daring (online), turun 2,30 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (12/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 62,03 poin atau 0,52 persen, menjadi 12.032,30 poin.
Di Prancis, saham-saham Prancis ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (12/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 0,91 persen atau 48,34 poin, menjadi 5.332,13 poin.
Sebanyak 27 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.
Hermes Intl, produsen barang-barang fashion mewah Prancis, menguat 3,93 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham TechnipFMC, sebuah perusahaan berbasis di Inggris yang menyediakan jasa-jasa proyek lengkap untuk industri energi, yang meningkat 3,76 persen, serta kelompok produseb barang-barang mewah internasional Prancis Kering naik 3,43 persen.
Sementara itu, produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics jatuh 3,84 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Prancis Societe Generale yang kehilangan 1,11 persen. serta perusahaan transnasional Prancis pengelola air, limbah, transportasi dan jasa energi Veolia Environnement, turun 0,67 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (12/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,24 persen atau 22,70 poin, menjadi 9.306,80 poin.
Sebanyak 16 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil mencatat kenaikan harga.
Inditex Spanyol membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melompat 4,11 persen.
Di susul oleh saham perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal dan perusahaan Spanyol Repsol yang masing-masing naik 2,71 persen dan 2,27 persen.
Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan kehilangan 2,45 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan gas dan listrik Naturgy yang merosot 2,43 persen, dan perusahaan listrik Endesa turun 1,67 persen. (*)
Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 1,82 persen.
Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde dan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical, yang masing-masing naik 1,46 persen dan 1,41 persen.
Di sisi lain, produsen semikonduktor Infineon Technologies mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 5,43 persen.
Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi E.ON yang merosot 3,66 persen, dan kelompok perusahaan energi RWE mengalami penurunan 3,58 persen.
Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 316,14 juta euro (366,24 juta dolar AS).
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.