London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Selasa (11/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun tipis 0,08 persen atau 5,76 poin, menjadi 7.273,54 poin.

Ashtead Group, perusahaan penyewaan peralatan internasional, melonjak 5,18 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham Shire dan Right yang masing-masing meningkat 1,82 persen dan 1,52 persen.

Di sisi lain, Imperial Brands, perusahaan tembakau multinasional Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,34 persen.

Diikuti oleh saham British American Tobacco, perusahaan tembakau multinasional Inggris lainnya, yang meroost 2,71 persen, serta Fresnillo, perusahaan tambang logam mulia, turun 2,26 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (11/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 16,07 poin atau 0,13 persen, menjadi 11.970,27 poin.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer mengalami kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan kehilangan 2,97 persen.

Diikuti oleh saham spesialis ban Continental dan perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement, yang masing-masing merosot 2,28 persen dan 1,91 persen.

Di sisi lain, saham Commerzbank membukukan keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 2,31 persen.

Disusul oleh saham perusahaan barang kimia dan barang konsumen Henkel yang meningkat 1,65 persen, serta grup energi E.ON naik 1,53 persen.

Bayer adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 404,42 juta euro (468,07 juta dolar AS).

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (11/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,27 persen atau 14,16 poin, menjadi 5.283,79 poin.

Sebanyak 17 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.

Perusahaan manajemen energi Prancis Schneider Electric maju 2,53 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis Total yang meningkat 2,12 persen, dan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional Technipfmc naik 2,02 persen.

Sementara itu, pemasok otomotif multinasional Prancis Valeo, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,88 persen.

Disusul oleh saham produsen mobil Prancis Renault yang merosot tipis 2,46 persen dan produsen semikonduktor STMicroelectronics kehilangan 2,07 persen. 

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (11/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid bertambah 0,14 persen atau 13,30 poin menjadi 9.284,10 poin.

Pembukaan yang kuat di Wall Street memungkinkan IBEX-35 menikmati hasil akhir positif, ketika mendapat ancaman akan ditutup dengan sedikit kerugian.

Perdagangan di Madrid dibuka di 9.720,80 poin dan ditutup pada 9.284,10 poin, dengan tiga perusahaan berkinerja kuat, yaitu perusahaan energi Repsol, perusahaan perjalanan Amadeus dan Naturgy Energy Group, yang sahamnya masing-masing naik 1,98 persen, 1,49 persen dan 1,02 persen.

Sementara itu, perusahaan Media Mediaset mengalami hari perdagangan yang sulit dengan harga sahamnya jatuh 7,45 persen, diikuti perusahaan baja, Arcelormittal kehilangan 2,06 persen, dan perusahaan rekayasa, desain dan konstruksi Tecnicas Reunidas turun 1,52 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026