London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih kuat pada perdagangan Senin (3/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,97 persen atau 72,18 poin, menjadi 7.504,60 poin.

Smurfit Kappa Group, penyedia kemasan berbasis kertas, melonjak 3,19 persen, merupakan peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Royal Mail dan Standard Life Aberdeen yang masing-masing meningkat 3,01 persen dan 2,40 persen.

Sementara itu, United Utilities Group, sebuah perusahaan air Inggris, berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya kehilangan 1,97 persen.

Disusul oleh saham TUI AG, grup perjalanan liburan Inggris, turun 1,51 persen, serta Severn Trent, perusahaan air lainnya, melemah 1,50 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (3/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt berkurang 17,65 poin atau 0,14 persen, menjadi 12.346,41 poin.

Asosiasi perumahan Vonovia mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya merosot 1,47 persen.

Disusul oleh saham pabrikan otomotif Volkswagen dan Daimler, yang masing-masing kehilangan 1,44 persen dan 1,17 persen.

Di sisi lain, perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer membukukan keuntungan paling (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 0,87 persen.

Diikuti oleh saham operator bursa untuk perdagangan saham dan sekuritas Deutsche Boerse yang meningkat 0,84 persen, serta perusahaan barang kimia dan konsumen Henkel naik 0,73 persen.

Volkswagen adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang haru dengan omset mencapai 171,39 juta euro (198,81 juta dolar AS).

Di Prancis, saham-saham Perancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (3/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,13 persen atau 6,95 poin, menjadi 5.413,80 poin.

Sebanyak 25 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.

Grup perusahaan asuransi Prancis AXA meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 1,72 persen.

Diikuti oleh saham raksasa produsen pesawat terbang Eropa, Airbus, yang bertambah 1,17 persen, serta oleh kelompok perusahaan internasional Prancis yang fokus pada farmasi, Sanofi, naik 1,10 persen.

Sementara itu, kelompok telekomunikasi Prancis, Bouygues, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meroost 1,25 persen.

Disusul oleh saham Unibail-Rodamco-Westfield, perusahaan properti komersial terkemuka di Eropa, yang kehilangan 1,07 persen, dan produsen peralatan otomotif Prancis Valeo turun tipis 1,04 persen.

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (3/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid melemah 0,24 persen atau 23 poin, menjadi 9.376,10 poin.

Sebanyak 21 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat penurunan harga.

Perusahaan otomotif CIE Automotive menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 3,03 persen.

Disusul oleh saham perusahaan media Mediaset yang merosot 2,51 persen dan pengecer terkemuka di dunia Inditex turun 2,11 persen.

Di sisi lain, perusahaan gas dan listrik Naturgy menguat 2,46 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham bank terbesar Spanyol Bankia dan penyedia solusi teknologi Amadeus, yang masing-masing naik 1,08 persen dan 0,98 persen. (*) 

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026