Evraz, perusahaan pembuat baja dan penambangan vertikal multinasional terintegrasi, melonjak 5,37 persen, menjadi pencetak kenaikan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Nmc Health dan Anglo American, yang masing-masing meningkat 3,57 persen dan 3,26 persen.
Sementara itu, Associated British Foods, perusahaan pengolahan makanan dan ritel multinasional Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,14 persen.
Disusul oleh saham Crh, sebuah kelompok usaha bahan bangunan internasional terdiversifikasi, yang melemah 1,32 persen, serta Ocado Group, pengecer grosir daring, turun 0,79 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Selasa (28/8), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 10,89 poin atau 0,09 persen, menjadi 12.527,42 poin.
Produsen material Covestro mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 3,26 persen.
Disusul oleh saham kelompok energi E.ON dan Deutsche Bank, yang masing-masing kehilangan 2,04 persen dan 1,76 persen.
Di sisi lain, pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 1,95 persen.
Diikuti oleh saham produsen otomotif BMW yang menguat 1,71 persen, dan produsen otomotif Volkswagen naik 1,48 persen.
Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan omset mencapai 184,06 juta euro (215,53 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (28/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,11 persen atau 5,89 poin, menjadi 5.484,99 poin.
Sebanyak 23 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.
Produsen mobil multinasional Prancis Renault meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 1,96 persen.
Diikuti oleh saham grup perusahaan barang mewah multinasional Prancis, LVMH, yang bertambah 1,87 persen, serta Valeo, pemasok otomotif Prancis, naik 1,81 persen.
Sementara itu, perusahaan telekomunikasi internasional Bouygues jatuh 1,34 persen, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis Total yang kehilangan 1,12 persen, serta produsen cermin multinasional asal Prancis Compagnie de Saint-Gobain turun 0,95 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (28/8), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,55 persen atau 53,30 poin, menjadi 9.606,50 poin.
Sebanyak 22 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.
Pengecer terkemuka Spanyol, Inditex, kehilangan 1,80 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham bank Spanyol BBVA yang turun 1,45 persen dan grup maskapai IAG merosot 1,36 persen.
Di sisi lain, perusahaan otomotif CIE Automotive melonjak 3,74 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham pemasok listrik R.E.C. yang meningkat 1,40 persen dan jaringan supermarket DIA naik 1,34 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.