London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (2/8), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 1,01 persen atau 76,98 poin, menjadi 7.575,93 poin.

Rolls-Royce Holdings, perusahaan rekayasa terkemuka, melonjak 7,11 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Sage Group dan London Stock Exchange Group yang masing-masing meningkat 3,42 persen dan 3,21 persen.

Sementara itu, EasyJet, maskapai penerbangan berbiaya rendah, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,74 persen.

Disusul oleh saham Rio Tinto, kelompok penambangan global terkemuka, yang merosot 3,60 persen, serta Anglo American, perusahaan pertambangan terdiversifikasi secara global, turun 3,08 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (2/8), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 190,72 poin atau 1,50 persen, menjadi 12.546,33 poin.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens menderita kerugian  paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya anjlok 4,79 persen.

Disusul oleh saham Deutsche Bank dan Commerzbank, yang masing-masing kehilangan 3,20 persen dan 2,75 persen.

Di sisi lain, perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 1,82 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck dan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical, yang masing-masing naik 1,11 persen dan 0,52 persen.

Siemens adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan omset mencapai 521,97 juta euro (606,37 juta dolar AS).

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (2/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melamah 0,68 persen atau 37,39 poin, menjadi 5.460,98 poin.

Sebanyak 29 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC-40 tercatat mengalami penurunan harga.

Perusahaan jasa kehidupan Prancis Sodexo, jatuh 2,78 persen, membukukan kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham produsen mobil multinasional Prancis Peugeot yang merosot 2,27 persen, serta raksasa perbankan Prancis Societe Generale turun 2,25 persen.

Sementara itu, perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis, Cap Gemini, meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 1,63 persen.

Disusul oleh saham Pernod Ricard SA, perusahaan Prancis yang memproduksi dan menjual anggur sertan minuman beralkohol, naik 1,33 persen, serta perusahaan produk makanan multinasional Prancis Danone bertambah 1,28 persen.

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (2/8), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid melemah 1,03 persen atau 101,10 poin, menjadi 9.698,20 poin.

Sebanyak 29 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan kehilangan 3,04 persen.

Disusul oleh saham bank terbesar kedua Spanyol BBVA yang merosot 2,80 persen dan bank keempat terbesar Spanyol Bankia turun 2,06 persen.

Di sisi lain, perusahaan realestat Inmobiliaria Colonial maju 1,33 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan kimia dan farmasi Grifols serta pemasok listrik R.E.C. yabf masing-masing naik 0,64 persen dan 0,58 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026