Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan kemasan karton bergelombang Eropa, melonjak 2,75 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Lloyds Banking Group dan Shire, yang masing-masing meningkat 1,65 persen dan 1,22 persen.
Berikutnya, peritel produk pakaian, alas kaki dan produk rumah tangga multinasional Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 7,14 persen.
Disusul oleh saham Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional Anglo-Swiss, yang jatuh 3,78 persen, serta Rentokil Initial merosot 3,74 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup melemah pada perdagangan Rabu (1/8), dengan indeks DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt berkurang 68,45 poin atau 0,53 persen, menjadi 12.737,05 poin.
Produsen otomotif Volkswagen mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 4,10 persen.
Disusul oleh saham spesialis ban Continental dan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing kehilangan 3,67 persen dan 3,62 persen.
Di sisi lain, raksasa industri Thyssenkrupp membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 1,66 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck dan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical, yang masing-masing naik 1,62 persen dan 1,58 persen.
Produsen otomotif Volkswagen adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 409,13 juta euro (478,51 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (1/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,23 persen atau 12,93 poin, menjadi 5.498,37 poin.
Sebanyak 27 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 mengalami penurunan harga.
Pemasok otomotif Prancis Valeo anjlok 3,6 persen, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environment yang merosot 3,28 persen, serta perusahaan jasa TI Eropa Atos turun 2,35 persen.
Sementara itu, perusahaan farmasi multinasional Prancis Safoni meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 1,65 persen.
Disusul oleh saham perusahaan induk barang mewah Prancis Kering, yang menguat 0,57 persen, serta raksasa aeronotika Eropa Airbus naik 0,57 persen.
Di Spanyol, Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (1/8), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,72 persen atau 71,40 poin, menjadi 9.799,30 poin.
Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga.
Perusahaan otomotif CIE Automotive mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya merosot 2,59 persen.
Disusul oleh saham jaringan supermarket DIA yang jatuh 2,14 persen, dan perusahaan infrastruktur ACS turun 2,08 persen.
Di sisi lain, perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal meningkat 2,24 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan casing Viscofan yang naik 1,53 persen dan jaringan hotel Melia Hotels menguat 1,07 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.