New York (Antara/Xinhua) - Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan  Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor mempertimbangkan sejumlah data ekonomi.

Indeks Output Komposit PMI AS dari IHS Markit yang disesuaikan secara musiman tercatat 55,9 pada Juli, turun sedikit dari 56,2 pada  Juni dan merupakan angka terendah selama tiga bulan.

Meskipun demikian, indeks tersebut tetap jauh di atas ambang batas tanpa perubahan 50,0 dan mengisyaratkan ekspansi kuat lainnya dari output sektor swasta secara keseluruhan.

Sementara itu, harga rumah AS naik pada Mei, naik 0,2 persen dari bulan sebelumnya, gagal memenuhi konsensus pasar untuk kenaikan 0,4 persen, menurut Indeks Harga Rumah bulanan yang disesuaikan secara musiman dari Federal Housing Finance Agency yang dirilis pada Selasa (24/7).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun tipis 0,01 persen menjadi 94,618 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1683 dolar AS dari 1,1691 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3138 dolar AS dari 1,3101 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7415 dolar AS dari 0,7378 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,22 yen Jepang, lebih rendah dari 111,49 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9941 franc Swiss dari 0,9931 franc Swiss, dan merosot ke 1,3160 dolar Kanada dari 1,3174 dolar Kanada.  (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026