Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak dan teknologi informasi multinasional, melonjak 4,67 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham kelompok Ocado dan Whitbread, yang masing-masing meningkat 3,92 persen dan 3,44 persen.
Sementara itu, Just Eat, perusahaan jasa pesanan dan pengiriman makanan online mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 7,11 persen.
Disusul oleh saham Bunzl, perusahaan distribusi dan outsourcing multinasional, yang merosot 1,31 persen, serta kelompok Royal Bank of Scotland, perusahaan perbankan dan jasa keuangan, turun 1,09 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (27/6), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 114,27 poin atau 0,93 persen, menjadi 12.348,61 poin.
Raksasa industri Jerman Thyssenkrupp meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melompat 3,44 persen.
Disusul oleh saham perusahaan kimia dan barang konsumen Henkel serta perusahaan kimia multinasional Linde, yang masing-masing naik 2,46 persen dan 1,56 persen.
Di sisi lain, Deutsche Bank mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,15 persen.
Diikuti oleh saham maskapai Jerman Lufthansa yang turun 0,95 persen, dan spesialis ban Continental melemah 0,69 persen.
Pabrikan otomotif Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 352,29 juta euro (409,22 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (27/6), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,87 persen atau 45,91 poin, menjadi 5.327,20 poin.
Sebanyak 27 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.
TechnipFMC, sebuah perusahaan berbasis di Inggris yang menyediakan jasa-jasa siklus proyek minyak dan gas, melonjak 5,41 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan aeronautika Eropa Airbus Group yang meningkat 2,72 persen, serta perusahaan multinasional Prancis yang memproduksi mesin pesawat, mesin roket, komponen luar angkasa, dan pertahanan, Safran naik 2,47 persen.
Sementara itu, pengecer multinasional Prancis Carrefour turun tipis 1,61 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham produsen ban Prancis Michelin yang kehilangan 1,45 persen, dan grup industri Prancis Bouygues turun 0,98 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (27/6), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,22 persen atau 21,20 poin, menjadi 9.658,60 poin.
Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat berhasil meraih kenaikan harga.
Perusahaan energi Spanyol Iberdrola meningkat 2,38 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan energi Repsol dan perusahaan listrik Endesa, yang masing-masing naik 1,76 persen dan 1,41 persen.
Di sisi lain, perusahaan konsultan dan teknologi Indra A menderita kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,24 persen.
Disusul oleh saham jaringan supermarket Dia yang turun 1,70 persen dan grup maskapai penerbangan IAG melemah 0,86 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.