London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir naik pada perdagangan Senin (4/6), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London menguat 39,52 poin atau 0,51 persen, menjadi 7.741,29 poin.

 EasyJet, maskapai penerbangan bertarif murah Inggris, melonjak 3,79 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Johnson Matthey dan DS Smith, yang  masing-bertambah masing 3,45 persen dan 2,99 persen.

Sementara itu, Smurfit Kappa Group, perusahaan kemasan terkemuka di Eropa, jatuh 7,16 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham Evraz, kelompok penambangan internasional, yang merosot 2,68 persen, serta Shire, perusahaan biofarmasi khusus global, turun 2,28 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (4/6), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 46,48 poin atau 0,37 persen, menjadi 12.770,75 poin.

Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 2,57 persen.

Diikuti oleh saham operator pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas kelompok Deutsche Boerse serta kelompok energi RWE, yang masing-masing naik 2,48 persen dan 1,76 persen.

Sementara itu, perusahaan farmasi Merck mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,72 persen.

Disusul oleh saham raksasa industri Jerman Thyssenkrupp serta perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer, yang masing-masing turun 0,48 persen dan 0,21 persen.

Bayer adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 357,31 juta euro (419,37 juta dolar AS).

Di Prancis,  saham-saham Prancis ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (4/6), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris bertambah 0,14 persen atau 7,38 poin, menjadi 5.472,91 poin.

Di antara 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 26 saham berhasil meraih kenaikan harga.

Kelompok telekomunikasi Prancis Orange menguat 1,56 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham produsen ban internasional Prancis Michelin yang bertambah 1,52 persen, dan perusahaan manajemen energi internasional Prancis Engie, naik 1,14 persen.

Di sisi lain, grup hotel Prancis Accor, anjlok 6,95 persen, merupakan pencetak kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham penyedia layanan industri energi internasional Technipfmc yang kehilangan 3,88 persen, serta kelompok penerbangan internasional Prancis Safran turun tipis 1,30 persen.

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (4/6), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 1,22 persen atau 117,90 poin, menjadi 9.750,30 poin.

Sebanyak 25 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks IBEX-35 berhasil mencatat kenaikan harga.

Operator jasa-jasa dan infrastruktur global Ferrovial melompat 3,53 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur Acciona dan perusahaan telekomunikasi Cellnex, yang masing-masing naik 3,40 persen dan 3,05 persen.

Di sisi lain, produsen baja stainless Acerinox kehilangan 1,17 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham bank terbesar keempat Spanyol, Bankia, yang melemah 0,84 persen, serta jaringan supermarket DIA turun 0,52 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026