Salah satu warga, Zuhri, Rabu mengatakan, saat membawa salah satu warga ini, sepanjang jalan perumahan ini ditutup total dan tidak ada yang boleh kendaraan melintas.
"Tetangga kanan kiripun oleh anggota disuruh masuk rumah dan menutup pintu," katanya di Sidoarjo.
Menurutnya, sekitar 15 menitan jalan ditutup, sehingga warga tidak bisa melakukan aktivitas selama proses berlangsung.
"Tadi yang bersangkutan usai dibawa kerumahnya kemudian dibawa pergi lagi dengan mobil oleh anggota," ucapnya.
Dari informasi yang dihimpun, Tim Densus 88 selain membawa IB juga melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang milik terduga ini.
Sebelumnya, di Sidoarjo sejumlah warga dibawa oleh tim Densus 88 Antiteror terkait dengan aksi radikal.
Bahkan, ada beberapa di antaranya yang meninggal dunia karena pada saat proses penangkapan berlangsung diduga melakukan perlawanan.
Saat ini, sebanyak 17 jenazah terduga teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, rumah susun di Wonocolo Sidoarjo dan juga yang meninggal dunia saat ditangkap, telah dimakamkan di pemakaman orang tak dikenal di Magersari, Sidoarjo Jawa Timur.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.