London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (18/4), dengan indeks acuan FTSE-100  di Bursa Efek London bertambah 91,29 poin atau 1,26 persen, menjadi 7.317,34 poin.

Mediclinic International, sebuah kelompok rumah sakit swasta internasional, melambung 9,15 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham Glencore dan Anglo American, yang masing-masing melonjak 7,65 persen dan 6,15 persen.

Di sisi lain, British American Tobacco, perusahaan tembakau multinasional Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuhn 2,67 persen.

Diikuti oleh saham EasyJet, maskapai penerbangan berbiaya murah Inggris, yang merosot 2,07 persen, dan Hargreaves Lansdown, perusahaan jasa keuangan Inggris, turun 1,40 persen.

Di Spanyol, saham-saham Spanyol menikmati hari perdagangan positif pada Rabu (18/4), ketika indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,54 persen.

IBEX-35 memmbuka perdagangan di 9.803,90 poin dan mengakhiri sesi di 9.857,30 poin, level tertinggi sejak Februari, pada apa yang secara umum merupakan hari  perdagangan positif di seluruh Eropa.

Perusahaan berkinerja terbaik adalah jaringan supermarket Dia, yang nilai saham melonjak 4,99 persen, diikuti oleh produsen baja Arcelormittal dan Acerinox, yang harga sahamnya masing-masing naik 4,14 persen dan 3,58 persen.

Hasil terburuk diderita Viscofan, dengan penurunan 1,67, diikuti oleh perusahaan farmasi Grifols, yang sahamnya turun 1,66 persen dan perusahaan energi Red Electrica merosot 1,29 persen.

Di Jerman,  saham-saham Jerman ditutup hampir datar pada perdagangan Rabu (18/4), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 5,26 poin atau 0,04 persen, menjadi 12.590,83 poin.

Produsen material Jerman Covestro meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya naik 1,83 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement dan Deutsche Post, yang masing-masing naik 1,59 persen dan 1,32 persen.

Di sisi lain, spesialis ban Continental mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnua jatuh 3,80 persen.

Disusul oleh saham Commerzbank dan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing turun 1,88 persen dan 1,22 persen.

Continental adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 388,66 juta euro (481,47 juta dolar AS).

Di Prancis,  saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (18/4), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,50 persen atau 26,63 poin, menjadi 5.380,17 poin.

Sebanyak 26 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.

TechnipFMC melonjak 2,34 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham perusahaan multinasional Prancis Schneider Electric yang menguat 1,76 persen, dan perusahaan kedirgantaraan multinasional Airbus naik 1,63 persen.

Sementara itu, podusen ban Perancis Michelin jatuh 2,70 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang turun 1,73 persen, dan perusahaan kosmetik internasional Prancis L'OREAL kehilangan 1,14 persen. (*)

Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026