Tesco, pengecer bahan pokok dan barang umum multinasional Inggris, melambung 7,18 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham Fresnillo dan Randgold Resources, yang masing-masing meningkat 3,63 persen dan 2,62 persen.
Sementara itu, Coca-Cola HBC, pembuat botol Coca-Cola, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,42 persen.
Diikuti oleh saham Centrica, perusahaan utilitas multinasional Inggris, yang merosot 2,56 persen, serta Carnival, perusahaan pelayaran global, turun 2,15 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (11/4), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 103,35 poin atau 0,83 persen, menjadi 12.293,97 poin.
Penyelenggara pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas kelompok Deutsche Boerse mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 2,79 persen.
Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan produsen material Covestro, yang masing-masing kehilangan 2,60 persen dan 2,38 persen.
Di sisi lain, pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas mencatat keuntungan paling besar (top gainer), di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 0,88 persen.
Disusul oleh saham produsen otomotif Volkswagen dan Deutsche Bank, yang masing-masing naik 0,75 persen dan 0,49 persen.
Perusahaan telekomunikasi Deutsche Telekom adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 382,49 juta euro (473,67 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (11/4), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,56 persen atau 29,62 poin, menjadi 5.277,94 poin.
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 33 saham mengalami kenaikan harga.
Raksasa aeronautika Eropa, Airbus, jatuh 3,13 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham produsen mobil Prancis, Renault, yang merosot 2,77 persen, dan perusahaan transnasional Prancis, Veolia Environment, kehilangan 2,49 persen.
Technipfmc, pemimpin global dalam proyek-proyek minyak dan gas, teknologi, sistem dan jasa-jasa, melonjak 5,57 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham grup perusahaan barang mewah Prancis, Kering, naik 1,44 persen, serta grup perusahaan barang mewah Prancis lainnya, LVMH, naik 1,13 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (11/4), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid berkurang 0,28 persen atau 27,70 poin, menjadi 9.735,80 poin.
Sebanyak 20 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35, berhasil mencatat kenaikan harga.
Perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial jatuh 2,65 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa yang kehilangan 2,41 persen, dan grup maskapai penerbangan IAG turun 2,05 persen.
Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex menguat 2,88 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan energi Spanyol Iberdrola dan pemasok listrik R.E.C., yang masing-masing naik 1,76 persen dan 1,10 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.