Ferguson, sebuah perusahaan produk-produk pemanasan dan pipa, melonjak 6,70 persen, menjadi pencetak kenaikan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham GlaxoSmithKline dan Shire, yang masing-masing meningkat 4,88 persen dan 3,94 persen.
Sementara itu, Next, peritel pakaian dan produk rumah Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya kehilangan 1,60 persen.
Diikuti oleh saham Randgold Resources, perusahaan logam multinasional besar, yang turun 1,33 persen, serta Fresnillo, kelompok penambangan internasional, melemah 0,95 persen.
Di Spanyol, Indeks acuan pasar saham Spanyol IBEX-35 berhasil bertambah 0,99 persen pada penutupan perdagangan Selasa (27/3), mengakhiri kerugian empat hari berturut-turut yang telah menyeret saham-saham ke tingkat terendah mereka dalam 13 bulan.
Indeks IBEX-35 di Madrid membuka perdagangan pada 9.381,00 poin dan ditutup pada 9.473,60 poin setelah mencapai puncak tertinggi 9.519,20 poin.
Perusahaan-perusahaan berkinerja terbaik adalah Red Electrica, dengan peningkatan 2,59 persen (top gainer), diikuti perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom menguat 2,40 persen, serta produsen baja Acerinox naik 2,29 persen.
Di sisi lain, hanya tiga saham perusahaan yang mengalami penurunan harga, yaitu produsen energi terbarukan Siemens Gamesa, Banco Sabadell serta perusahaan industri dan teknologi Indra, yang masing-masing turun 2,63 persen, 0,30 persen dan 0,18 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (27/3), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 183,57 poin atau 1,56 persen, menjadi 11.970,83 poin.
Produsen semikonduktor Jerman Infineon Technologies mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melompat 2,41 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE dan kelompok kimia BASF, yang masing-masing meningkat 2,39 persen dan 2,07 persen.
Di sisi lain, perusahaan reasuransi Munich Re menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 0,16 persen. Disusul oleh saham Commerzbank turun sebesar 0,09 persen.
Manufaktur dan perusahaan elektronik Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 294,11 juta euro (363,99 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (27/3), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,98 persen atau 49,46 poin, menjadi 5.115,74 poin.
Di antara 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, sebanyak 27 saham berhasil membukukan kenaikan harga.
Raksasa aviasi Prancis, Safran, menguat 2,61 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham penyedia solusi semikonduktor inovatif STMicroelectronics yang meningkat 2,52 persen, serta raksasa kedirgantaraan Eropa Airbus naik 2,39 persen.
Sementara itu, perusahaan properti komersial terkemuka Eropa, Unibail-Rodamco, jatuh 1,85 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham energi global Engie yang kehilangan 0,45 persen, dan grup hotel internasional Prancis, Accor, turun 0,23 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.