Mediclinic International, kelompok rumah sakit swasta internasional, melonjak 4,94 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham NMC Health dan Diageo, yang masing-masing naik 2,69 persen dan 2,54 persen.
Sementara itu, Marks & Spencer Group, peritel pakaian dan makanan Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 3,26 persen.
Diikuti oleh saham Anglo American, kelompok pertambangan internasional, yang berkurang 2,94 persen, serta Next, peritel produk-produk pakaian dan perlengkapan rumah asal Inggris, turun 2,46 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup menguat pada perdagangan Kamis (8/3), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 110,21 poin atau 0,90 persen, menjadi 12.355,57 poin.
Perusahaan kimia multinasional Linde mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melonjak 3,23 persen.
Diikuti oleh saham manufaktur semikonduktor Jerman Infineon Technologies dan asosiasi perumahan Vonovia, yang masing-masing naik 3,15 persen dan 2,66 persen.
Di sisi lain, perusahaan farmasi Merck menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,1 persen.
Disusul saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan raksasa industri Thyssenkrupp, yang masing-masing turun 1,84 persen dan 0,14 persen.
Perusahaan software multinasional Jerman SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 314,41 juta euro (390,52 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (8/3), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 1,28 persen atau 66,27 poin, menjadi 5.254,10 poin.
Sebanyak 37 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.
Stimicroelectr, perusahaan Francis-Italia di sektor solusi semikonduktor inovatif, melonjak 4,46 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham raksasa energi internasional Prancis, Engie, yang meningkat 3,84 persen, serta pemimpin dunia Prancis di bidang kecantikan, Oreal, naik 2,76 persen.
Sementara itu, baja dan pertambangan terintegrasi dunia Arcelormittal turun 1,36 persen, mengalami penurunan terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan supermarket Prancis Carrefour yang kehilangan 0,88 persen, dan Technipfmc, raksasa Prancis dalam proyek minyak dan gas, turun 0,33 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (8/3), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid bertambah 0,49 persen, menjadi 9.646,20 poin.
Perusahaan konstruksi dan infrastruktur ACS adalah perusahaan yang paling sukses dalam perdagangan hari ini, karena harga saham melonjak 7,75 persen (top gainer), menyusul berita bahwa perusahaan telah mencapai kesepakatan menghindari perang penawaran untuk mengambil alih perusahaan infrastruktur lain, Albertis.
Diikuti oleh saham perusahaan multinasional Spanyol, Indra, yang mengalami kenaikan 2,53 persen, serta raksasa telekomunikasi Spanyol, Telefonica menguat 2,06 persen.
Di sisi lain, Albertis mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,97 persen.
Disusul oleh saham pembuat baja Arcelormiltal yang kehilangan 1,34 persen dan produsen baja lainnya, Arcinox, turun 0,82 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.