Rolls-Royce Holdings, perusahaan teknik unggulan Inggris, melonjak 11,46 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Smurfit Kappa Group dan Evraz, yang masing-masing naik 5,79 persen dan 3,50 persen.
Sementara itu, WPP, perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,89 persen.
Paddy Power Betfair, perusahaan pembuatan taruhan terbesar Inggris, merosot 3,41 persen, serta NMC Health, perusahaan perawatan kesehatan multinasional, turun 2,50 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (7/3), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,13 persen atau 12,50 poin, menjadi 9.599,30 poin.
Sebanyak 25 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil mencatat kenaikan.
Perusahaan kimia dan farmasi Grifols melonjak 3,28 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham operator bandara AENA dan grup maskapai IAG, yang masing-masing naik 2,39 persen dan 2,23 persen.
Di sisi lain, perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas jatuh 2,34 persen, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan energi Spanyol Repsol yang merosot 1,83 persen dan jaringan supermarket DIA kehilangan 1,16 persen.
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (7/3), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,34 persen atau 17,60 poin, menjadi 5.188,83 poin.
Sebanyak 30 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.
Produser mobil Prancis Renault melonjak 5,64 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham pemimpin global terkemuka dalam gas untuk industri Air Liquide yang meningkat 1,25 persen, serta raksasa bahan bangunan Prancis Saint-Gobain menguat 1,23 persen.
Sementara itu, kelompok komunikasi global Publicis turun sebesar 1,89 persen, mengalami penurunan terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham AXA, perusahaan asuransi global, yang kehilangan 1,82 persen, serta kelompok keuangan Prancis lainnya Credit Agricole turun 0,84 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup menguat pada perdagangan Rabu (7/3), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 131,49 poin atau 1,09 persen, menjadi 12.245,36 poin.
Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melonjak 3,12 persen.
Disusul oleh saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE dan asosiasi perumahan Vonovia, yang masing-masing naik 3,07 persen dan 2,16 persen.
Di sisi lain, produsen otomotif Volkswagen mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 1,53 persen.
Diikuti oleh saham Commerzbank dan spesialis ban Continental, yang masing-masing turun 0,83 persen dan 0,68 persen.
Perusahaan software multinasional Jerman SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan dengan omset 351,84 juta euro (436,89 juta dollar A.S.). (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.