London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada Kamis (15/2), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,29 persen atau 20,84 poin, menjadi 7.234,81 poin.
Fresnillo, perusahaan pertambangan logam mulia yang berbasis di Meksiko, melonjak 4,63 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Johnson Matthey dan BAE Systems, yang masing-masing meningkat 3,29 persen dan 3,28 persen.
Sementara itu, Standard Life Aberdeen, sebuah perusahaan investasi, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 7,53 persen.
Disusul oleh saham DCC, kelompok penjualan, pemasaran dan jasa-jasa pendukung internasional, yang berkurang 1,62 persen, serta Severn Trent, perusahaan air minum, turun 1,56 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup hampir datar pada perdagangan Kamis (15/2), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 7,01 poin atau 0,06 persen, menjadi 12.346,17 poin.
Operator bursa untuk perdagangan saham dan sekuritas grup Deutsche Boerse meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 2,04 persen.
Disusul saham perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1 dan Commerzbank, yang masing-masing naik 1,54 persen dan 1,39 persen.
Di sisi lain, kelompok energi RWE mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 2,39 persen.
Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Lufthansa dan kelompok energi E.ON, yang masing-masing turun sebesar 1,84 persen dan 1,58 persen.
Pembuat otomotif Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 334,98 juta euro (418,49 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada Kamis (15/2), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 1,11 persen atau 57,26 poin, menjadi 5.222,52 poin.
Sebanyak 25 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.
Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan multinasional Eropa Airbus Group melonjak 10,28 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Schneider Electric, perusahaan multinasional Prancis yang mengkhususkan diri pada solusi manajemen energi dan otomasi, meningkat 3,41 persen, diikuti oleh raksasa ritel Prancis Carrefour yang naik 3,19 persen.
Sementara itu, kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environment turun 1,50 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul saham investor properti komersial Unibail-Rodamco yang kehilangan 0,93 persen, serta produsen ban Prancis Michelin turun tipis 0,89 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (15/2), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,30 persen atau 28,70 poin, menjadi 9.714,90 poin.
Sebanyak 26 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan keuntungan.
Operator jasa dan infrastruktur global Ferrovial maju 1,59 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal dan perusahaan konsultan Indra A, yang masing-masing naik 1,29 persen dan 1,21 persen.
Di sisi lain perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas kehilangan 1,71 persen, menjadi pengderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur Acciona yang turun 1,18 persen, dan perusahaan energi Gas Natural melemah 0,95 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.