London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada Selasa (30/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 83,55 poin atau 1,09 persen, menjadi 7.587,98 poin.
Reckitt Benckiser Group, produsen produk-produk kesehatan dan kebersihan Inggris, melompat 1,37 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham Coca-Cola HBC dan Informa, yang masing-masing naik 0,96 persen dan 0,87 persen.
Di sisi lain bank utama Inggris Standard Chartered, mengalami kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,93 persen.
Diikuti oleh saham Scottish Mortgage Investment Trust yang merosot 2,85 persen, dan bank besar Inggris lainnya Barclays turun 2,84 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada Selasa (30/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 126,77 poin atau 0,95 persen, menjadi 13.197,71 poin.
Deutsche Bank mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 4,30 persen.
Diikuti oleh saham kelompok energi RWE dan perusahaan perangkat lunak (software) multinasional SAP, yang masing-masing turun 3,53 persen dan 2,54 persen.
Sementara itu, penyedia peralatan cuci ginjal Fresenius Medical, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 0,52 persen.
Diikuti oleh saham produsen peralatan dan pakaian olahraga Adidas serta perusahaan kimia dan barang konsumsi Henkel, yang masing-masing 0,30 persen dan 0,18 persen.
SAP adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 452,74 juta euro (562,34 juta dolar AS).
Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhir lebih rendah pada Selasa (30/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid jatuh 1,21 persen atau 127,40 poin, menjadi 10.428,20 poin.
Di antara 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35, 32 saham tercatat mengalami penurunan harga.
Perusahaan infrastruktur gas alam Enagas mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya merosot 3,75 persen.
Kemudian diikuti oleh saham bank terbesar keempat di Spanyol, Bankia, serta perusahaan energi Gas Natural, yang masing-masing turun 2,74 persen dan 2,58 persen.
Sementara itu, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa melonjak 3,84 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas yang bertambah 0,40 persen, serta operator bandara Aena naik 0,06 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.