London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Selasa (16/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 13,21 poin atau 0,17 persen menjadi 7.755,93 poin.
Johnson Matthey, perusahaan bahan kimia khusus Inggris, melonjak 2,84 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham NMC Health and Associated British Foods, yang masing-masing naik 2,31 persen dan 2,23 persen.
Di sisi lain, grup pertambangan internasional Fresnillo mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,47 persen.
Disusul oleh saham Rio Tinto, kelompok pertambangan internasional, yang merosot 3,02 persen, serta kelompok pertambangan Chile, Antofagasta, turun 2,79 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih tinggi pada Selasa (16/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 45,82 poin atau 0,35 persen, menjadi 13.246,33 poin.
Produsen otomotif BMW meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 2,95 persen.
Diikuti oleh saham Volkswagen dan asosiasi perumahan Vonovia, yang masing-masing naik 2,10 persen dan 1,06 persen.
Di sisi lain, perusahaan kimia multinasional Linde menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya 1,59 persen.
Disusul oleh saham raksasa industri Jerman Thyssenkrupp dan perusahaan bahan bangunan HeidelbergCement, yang masing-masing turyn 1,50 persen dan 1,47 persen.
Volkswagen adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 359,66 juta euro (439,86 juta dolar AS).
Di Prancis, Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Selasa (16/1), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik tipis 0,07 persen atau 4,13 poin, menjadi 5.513,82 poin.
Sebanyak 21 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.
Perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci maju 3,5 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham produsen mobil multinasional Prancis Peugeot yang meningkat 1,76 persen, disusul grup ban Michelin naik 1,68 persen.
Sementara itu, perusahaan minyak dan gas Technipfmc jatuh 2,5 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan multinasional minyak dan gas terintegaris Prancis Total, yang kehilangan 0,9 persen, serta konglomerat media multinasional Prancis Vivendi turun tipis 0,87 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada Selasa (16/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,51 persen atau 53,20 poin, menjadi 10.520,40 poin.
Sebanyak 23 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.
Operator bandara Aena maju 2,42 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham perusahaan energi Spanyol Iberdrola dan perusahaan infrastruktur Acciona, yang masing-masing naik 2,04 persen dan 1,97 persen.
Sementara itu, pabrik baja stainless Acerinox turun 1,65 persen, menjadi pencetak kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal yang kehilangan 1,21 persen, serta bank terbesar keempat Spanyol Banco Sabadell turun 1,04 persen. (*)
Pewarta: supervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.