London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (8/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 27,71 poin atau 0,36 persen, menjadi 7.696,51 poin. 

G4S, perusahaan jasa keamanan multinasional Inggris, melonjak 4,03 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips". 

Diikuti oleh saham Tesco dan Mediclinic International, yang masing-masing meningkat sebesar 2,19 persen dan 1,98 persen. 

Sementara itu, perusahaan perangkat lunak dan teknologi informasi Inggris, Micro Focus International, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 16,92 persen. 

Diikuti oleh saham Shire, perusahaan biofarmasi khusus global, yang jatuh 5,43 persen, serta saham 3i Group, perusahaan ekuitas swasta dan modal ventura Inggris, turun 2,50 persen. 

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (8/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 48,14 poin atau 0,36 persen, menjadi 13.367,78 poin. 

Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya menguat 1,64 persen. 

Diikuti oleh saham produsen otomotif BMW dan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing naik sebesar 1,47 persen dan 1,40 persen. 

Di sisi lain, Deutsche Bank menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 1,05 persen. 

Diikuti oleh saham raksasa industri Thyssenkrupp dan perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1, yang masing-masing turun 0,64 persen dan 0,61 persen. 

Deutsche Bank merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 349,85 juta euro (418,87 juta dolar AS). 

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (8/1), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,30 persen atau 16,67 poin menjadi 5.487,42 poin. 

Produsen mobil multinasional Prancis Renault maju 1,46 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips". 

Diikuti oleh saham grup hotel multinasional Prancis Accor yang meningkat 1,39 persen, dan perusahaan asuransi multinasional Prancis AXA bertambah 1,22 persen. 

Sementara itu, raksasa ritel Prancis Carrefour, jatuh 3,11 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan. 

Diikuti oleh saham konglomerat barang mewah multinasional Prancis, LVMH, yang kehilangan 1,60 persen, dan perusahaan barang mewah Prancis, Kering turun 1,14 persen. 

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Senin (8/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun tipis 0,12 persen atau 13 poin, menjadi 10.398,40 poin. 

Perusahaan media Mediaset jatuh 2,64 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips". 

Diikuti oleh saham pemasok listrik R.E.C. dan perusahaan listrik Endesa, yang masing-masing turun 1,00 persen dan 0,90 persen. 

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa maju 4,35 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan. 

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur ArcelorMittal yang meningkat 2,91 persen, dan perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial naik 1,12 persen. (*)



Pewarta: supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026