Saat ini kami masih menanganinya. Korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,
Blitar (Antara Jatim) - Kecelakaan terjadi di jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu antara mobil dengan kereta api di Kelurahan Beru, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, membuat empat penumpang mobil terluka.
     
"Saat ini kami masih menanganinya. Korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Blitar AKP Purwadi di Blitar, Jumat.
     
Ia mengatakan, musibah itu terjadi di jalur kereta api tanpa palang pintu tepatnya Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Kecelakaan itu melibatkan mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi N 1727 AS dengan Kereta Api Malioboro jurusan Blitar Malang.
     
Ia mengungkapkan, kecelakaan itu berawal dari mobil Suzuki Ertiga yang di kemudikan oleh Edy Zainur Rachman (39), warga Kelurahan Cemoro Kandang, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang,  hendak pulang ke Kota Malang setelah takziah di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
     
Mobil melaju dari arah barat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu, dan secara tiba-tiba muncul kereta api dari arah Blitar menuju Malang, sehingga terjadi tabrakan dan menyebabkan mobil tersebut terpental ke arah timur sekitar 50 meter.
     
Ia mengatakan, mobil itu dalam kondisi rusak berat. Badan mobil terutama bagian depan penyok akibat benturan tersebut. Sementara itu, empat penumpang di mobil juga mengalami luka yang cukup parah.
     
Para korban itu antara lain Edy Zainur, Suryati (54), Indah Diah Susanti (17), Jatim (70), warga Desa/Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo.
     
"Saat ini, korban masih dirawat di rumah sakit, lukanya cukup berat," kata dia.
     
Polisi, tambah dia, juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi mata juga dimintai keterangan terkait dengan kejadian itu. 
     
Kecelakaan itu juga membuat masyarakat sekitar berduyun-duyun ke lokasi kejadian. Mereka ingin mengetahui lebih dekat kecelakaan itu. Hingga kini, kendaraan juga sudah diamankan petugas.  (*)


Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026