London, (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,10 persen atau 7,60 poin, menjadi 7.409,64 poin.

Paddy Power Betfair, perusahaan pembuatan taruhan terbesar Inggris melonjak 3,22 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham TUI dan 3i Group, yang masing-masing meningkat sebesar 1,80 persen dan 1,70 persen.

Sementara itu, perusahaaan pengembang perumahan Inggris, Persimmon, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 3,58 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pengembang properti perumahan Inggris, Barratt Developments, yang merosot 3,30 persen, serta perusahaan jasa pendukung Inggris, Babcock International Group, turun 2,42 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup hampir datar pada Jumat (24/11), dengan indeks acuan DAX-30 di  Bursa Efek Frankfurt naik 51,29 poin atau 0,39 persen, menjadi 13.059,84 poin.

Kelompok kimia Jerman, BASF, mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melonjak 2,98 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde, serta spesialis ban Continental, yang masing-masing naik 1,83 persen dan 1,38 persen.

Di sisi lain, perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, mengalami kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan  sahamnya turun 1,65 persen.

Diikuti oleh saham pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas, serta perusahaan kimia dan farmasi Bayer, yang masing-masing turun 0,93 persen dan 0,76 persen.

BASF adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 338,91 juta euro (402,52 juta dolar AS).

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup sedikit lebih tinggi pada Jumat (24/22), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik tipis 0,21 persen menjadi 10.053,50 poin.

Sebanyak 13 saham dari 35 saham perusahaan utama pada indeks tersebut melihat kenaikan harga saham mereka, 21 saham lainnya jatuh, sementara salah satu (jaringan supermarket DIA) melihat harganya tetap sama.

Bankia melihat hasil terbaik hari ini, dengan bank tabungan tersebut melihat kenaikan harga saham 1,57 persen, disusul oleh raksasa konsultan teknologi Indra naik 1,53 persen, dan bank Caixabank mengalami kenaikan 1,21 persen.

Sementara itu, perusahaan energi Endesa, mencatat penurunan harga saham 1,34 persen, menempati posisi teratas pencetak kerugian (top loser) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh perusahaan infrastruktur Acciona yang kehilangan 1,28 persen dan perusahaan kesehatan Grifols menderita kerugian sebesar 1,14 persen.

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (24/11), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 0,20 persen atau 10,92 poin, menjadi 5.390,46 poin.

Sebanyak 21 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, berhasil mencatat kenaikan.

Perusahaan jasa IT Eropa, Atos, menguat 1,72 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham perusahaan perbankan Prancis Societe Generale yang meningkat 1,53 persen, serta perusahaan perbankan Prancis lainnya, Credit Agricaole naik 1,44 persen.

Sementara itu, TechnipFMC, sebuah perusahaan penyedia layanan siklus hidup lengkap yang berbasis di Inggris, mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,54 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur cermin Prancis, Compagnie De Saint-Gobain, yang turun 0,89 persen, serta manufaktur mobil Prancis Peugeot kehilangan 0,47 persen. (*)



Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026