Shire, perusahaan biofarmasi khusus global, melonjak 6,05 persen, merupakan pencetak kenaikan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Paddy Power Betfair dan ConvaTec Group, yang masing-masing meningkat sebesar 4,81 persen dan 4,58 persen.
Di sisi lain, perusahaan komponen otomotif dan dirgantara GKN mengalami penurunan paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,76 persen.
Diikuti oleh saham Mediclinic International, kelompok rumah sakit swasta internasional, yang merosot 2,69 persen, serta Experian, grup layanan informasi global, turun 2,34 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada Kamis (16/11), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 70,85 poin atau 0,55 persen, menjadi 13.047,22 poin.
Perusahaan bahan bangunan multinasional Jerman HeidelbergCement membukukan keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melonjak 4,36 persen.
Diikuti oleh saham produsen semikonduktor Infineon Technologies dan Deutsche Bank, yang masing-masing naik 3,10 persen dan 3,07 persen.
Sementara itu, kelompok energi RWE menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,52 persen.
Diikuti oleh saham pembuat pakaian dan perlengkapan olahraga Adidas, serta perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1, yang masing-masing turun 0,71 persen dan 0,16 persen.
Deutsche Bank adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 337,72 juta euro (397,53 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Kamis, dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,63 persen atau 33,52 poin, menjadi 5.334,77 poin.
Sebanyak 30 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan.
Kelompok industri Prancis Bouygues maju 5,17 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham konglomerat media massa multinasional Prancis Vivendi yang meningkat 2,61 persen, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci naik 2,11 persen.
Di sisi lain, perusahaan jasa-jasa makanan dan manajemen restoran Prancis Sodexo, jatuh 1,84 persen, penderita kerugian besar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham Credit Agricole, jaringan koperasi dan bank devisa Prancis yang kehilangan 0,56 persen, serta perusahaan minyak dan gas Technipfmc turun 0,38 persen.
Di spanyol, bursa saham Spanyol ditutup menguat pada Kamis (16/11), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,75 persen atau 74,80 poin, menjadi 10.088,70 poin.
Sebanyak 29 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil mencatat keuntungan.
Perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial maju 3,55 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham jaringan hotel Melia Hotels dan grup maskapai IAG, yang masing-masing naik 3,25 persen dan 2,44 persen.
Sementara itu, perusahaan konsultan dan teknologi Indra A jatuh 3,69 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan energi Spanyol Repsol yang berkurang 0,83 persen, serta perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas turun 0,62 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.