London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir melemah pada Senin (13/11), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,24 persen atau 17,81 poin, menjadi 7.415,18 poin.
Carnival, sebuah perusahaan pelayaran, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya meningkat 1,71 persen.
Diikuti oleh saham AstraZeneca dan Diageo, yang masing-masing bertambah sebesar 1,23 persen dan 0,82 persen.
Sementara itu, Babcock International Group, perusahaan jasa-jasa pendukung Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 7,32 persen.
Diikuti oleh saham Coca-Cola HBC, perusahaan pembotolan terkemuka Coca-Cola Company, yang merosot 4,45 persen, serta perusahaan perawatan kesehatan multinasional, NMC Health turun 2,29 persen.
Di Spanyol, bursa saham Spanyol ditutup lebih rendah pada Senin (13/11), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,42 persen atau 42,80 poin, menjadi 10.049,90 poin.
Sebanyak 22 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat peburunan harga.
Perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa jatuh 3,18 persen, menjadikannya penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas, serta perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial, yang masing-masing turun 2,45 persen dan 2,36 persen.
Di sisi lain bank terbesar ketiga di Spanyol, Caixabank, menguat 1,22 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan real estat Merlin yang bertambah 0,69 persen, serta penyedia solusi teknologi Amadeus naik 0,64 persen.
Di Jerman, bursa saham Jerman ditutup lebih rendah pada Senin (13/11), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt, turun 53,05 poin atau 0,40 persen menjadi 13.074,42 poin.
Raksasa industri Jerman, Thyssenkrupp, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 2,50 persen.
Diikuti oleh saham kelompok energi E.ON dan perusahaan kimia multinasional Linde, yang masing-masing turun 1,15 persen dan 1,28 persen.
Sementara itu, pembuat pakaian dan peralatan olah raga Jerman Adidas, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya naik 1,78 persen.
Diikuti oleh asosiasi perumahan Vonovia dan Deutsche Post, yang masing-masing bertambah 1,04 persen dan 0,63 persen.
Deutsche Bank adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 291,56 juta euro (339,84 juta dolar AS). (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.