London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Senin (4/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di London melemah 0,36 persen atau 27,03 poin menjadi 7.411,47 poin.

Fresnillo, perusahaan logam multinasional terkemuka, melonjak 2,91 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh peritel produk-produk pakaian dan rumah asal Inggris Next, dan Randgold Resources yang masing-masing meningkat sebesar 2,25 persen dan 2,02 persen.

Sementara itu, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional International Consolidated Airlines Group mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,19 persen.

Diikuti oleh Prudential, kelompok jasa keuangan internasional, berkurang 1,89 persen, dan Provident Financial, pemberi pinjaman sub-prime (KPR) Inggris, turun 1,83 persen.

Di Prancis,  saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada Senin (4/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,39 persen atau 19,29 poin menjadi 5.103,97 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, 32 saham tercatat mengalami penurunan.

Perusahaan teknologi komunikasi, informasi dan elektronik konsumen multinasional Finlandia, Nokia, mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya jatuh 1,45 persen.

Diikuti oleh perusahaan jasa IT Eropa, Atos, serta perusahaan jasa perbankan dan keuangan multinasional Prancis, Societe Generale, masing-masing kehilangan 1,39 persen dan 1,12 persen.

Sementara itu, perusahaan jasa makanan dan manajemen fasilitas Prancis, Sodexo, mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 2,71 persen.

Diikuti oleh pPerusahaan multinasional Prancis, Schneider Electric, yang menguat 0,48 persen, dan pemasok otomotif multinasional Prancis, Valeo, naik 0,47 persen.

Di Jerman, Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada Senin (4/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 40,43 poin atau 0,33 persen menjadi 12.102,21 poin.

Raksasa industri Jerman, Thyssenkrupp, menderita kerugian paling  besar di antara saham-saham unggulan (blue chips), jatuh 1,57 persen, diikuti oleh kelompok energi RWE dan maskapai Lufthansa, yang masing-masing turun 1,52 persen dan 1,18 persen.

Sementara itu, spesialis ban Continental, perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1 dan produsen otomotif BMW menjadi tiga peraih keuntungan teratas, yang masing-masing naik 0,72 persen, 0,65 persen dan 0,41 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 137,60 juta euro (163,81 juta dolar AS). (*)



Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026